HETANEWS

Warga Ungkap Kronologis Pemukulan Oknum Anggota Polres Simalungun hingga Opname

Warsito alias Wito (23), pelaku penganiayaan terhadap Bripka Jole Parasian Gultom, ketika diamankan di Polres Siantar, Sabtu (14/9/2019). (foto/hza)

Siantar, hetanews.com - Salah seorang oknum anggota personel kepolisian, Bripka Joel Gultom, yang bertugas di Polsek Raya, Polres Simalungun, menjadi korban penganiayaan, bukan korban pengeroyokan.

Penganiayaan tersebut, dilakukan oleh seorang pemuda, di Jalan Serdang, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara.

Akibat penganiayaan itu, Rabu (11/9/2019) malam,  Bripka Joel Gultom, terpaksa dirawat inap, di Rumah Sakit Vita Insani, Jalan Merdeka Siantar, akibat mengalami luka serius, di bagian kepalanya, pasca dipukul menggunakan batu oleh pelaku.

Pelaku bernama Warsito, disapa Witok (23) oleh teman sepermainannya, nekat melakukan penganiayaan tersebut, lantaran tersulut emosinya, pasca diduga mendapt ucapan atau kata-kata yang tak enak didengar dari Bripka Joel Gultum, yang konon katanya ingin membeli narkoba, dengan uang kurang.

"Bapak itu (Bripka Joel Gultom) datang dan ingin membeli narkoba, si Witok bilang tidak ada dan menyuruh bapak polisi itu untuk beli di bawah (Kampung Banjar). "Belik dibawah saja", gitu kata Witok sama polisi itu," ujarnya warga, bernama Reiihan yang menyaksikan kejadian penganiayaan tersebut, saat ditemui Sabtu (14/9/2019) siang, tak jauh dari lokasi kejadian.

Tak sampai di situ saja Witok yang telah berhasil diringkus oleh Unit Jatanras Satreskrim Polres Siantar pada, Jumat (13/9/2019) malam, di Jalan Patimura, Kecamatan Siantar Timur, juga terlibat adu mulut dengan korban.

"Setelah dibilang belik di bawah aja, polisi itu marah sama Witok. Witok juga marah dan langsung merangkul polisi itu, lalu memukul kepalanya dengan batu," ungkap saksi mata, kepada hetanews.com.

Terkait ucapan Witok yang menyuruh Bripka Joel Gultom, agar membeli dibawah dan hal itu juga yang membuat Bripka Joel Gultom, marah hingga berujung penganiayaan.

"Kalau kebawah dia (Bripka Joel Gultom) gak berani bang, pulaknya uangnya kurang. Sementara di bawah gak berani karena tidak bisa kurang," jelasnya lagi

Beda dengan warga, pihak kepolisian yang meringkus pelaku penganiaya Bripka Joel Gultom, yakni, Muhammad Warsito menyampaikan, Bripka Joel Gultom, dianiaya pasca menanyakan pelaku penganiayaan.

Hal itu dibenarkan oleh Kanit Jatanras Satresktim Polres Siantar, Iptu Yuken Saragih, melalui Subbag Humas, Aipda Napena Surbakti yang menyampaikan, Bripka Joel Parasian Gultom, sebelum dianiaya tengah mencari dan menanyakan terkait pelaku penganiayaan yang telah dilaporkan di Polsek Raya, Polres Simalungun, tempat Bripka Joel Parasian Gultom bertugas.

"Korban (Bripka Joel Parasian Gultom) sempat menanyakan pelaku penganiayaan, memang ada laporannya di Polsek Raya," pungkasnya.

Sekadar diketahui, warga Jalan Serdang, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara, sontak seketika saja berhamburan keluar rumah, pasca adanya peristiwa penganiayaan terhadap anggota oknum Polisi, bernama Bripka Joel Gultom yang bertugas di Polsek Raya Polres Simalungun yang dilakukan oleh pemuda setempat, Rabu (11/9/2019) malam.

Warga setempat yang berhasil diwawancarai awak media hetanews.com menyampaikan, keributan hingga penganiayaan tersebut, terjadi antara seorang pemuda dengan oknum polisi lantaran diduga masalah narkoba.

"Kalau cerita yang kami dapat, pengeroyokan itu terjadi karena masalah narkoba, entah bagai mana cerita lengkapnya, kami pun tidak tahu jelas. Kami hanya menyaksikan pengeroyokan dari jauh. Ceritanya lagi, oknum polisi itu yang memulai lebih dahulu," ungkap warga, bernama Anto, ketika ditanyai pasca kejadian pengeroyokan tersebut.

Baca juga: Polres Siantar Ringkus Pelaku Penganiaya Bripka Joel Gultom

Selain itu juga, warga lainya menyampaikan, pasca pengeroyokan tersebut, Bripka Joel Gultom, langsung menyelamatkan dirinya dan kabur dari lokasi kejadian dengan menggunakan sepeda motor miliknya.

"Setelah dipukul pakai batu itu, polisi yang kena pukul itu langsung lari naik sepeda motor Honda Baet, punya dia," ungkap Jonny warga setempat.

Tak berapa lama kejadian penyeroyokan tersebut, Personel Polres Siantar melakukan penyisiran, di seputaran lokasi kejadian, guna mencarian pelaku.

"Sudah ada polisi datang kemari mencari pelaku yang memukuli polisi itu," ujar warga lagi.

Hingga kini, Satreskrim Polres Siantar yang menangani kasua pengeroyokan tersebut sudah mengamankan tiga orang saksi untuk dimintai keterangan terakait pengeroyokan tersebut. Kini ketiga saksi tersebut telah dikembalikan kepada keluarganya.

Penulis: hza. Editor: gun.