HETANEWS

Jalan Kecamatan Dolok Merawan Rusak Parah, Warga Menilai Pemekaran Kabupaten Sergai ‘Gagal’

Kondisi jalan di kecamatan Dolok Merawan, Sergai, tampak memprihatinkan. (foto/dmk)

Sergai, hetanews.com – Tujuan dilakukan pemekaran kabupaten, sudah tentu bertujuan baik bagi masyarakatnya dan daerah itu.

Namun ironisnya, apa yang menjadi tujuan pemekaran kabupaten ini, malah seolah tidak dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Terbukti, masih banyak wilayah di kabupaten yang mottonya  "Tanah bertua negeri beradat" ini, sama sekali belum pernah tersentuh pembangunan dari pemerintah, baik itu yang bersumber dari APBN maupun APBD.

Alhasil, tidak ada perbedaan dari sebelum pemekaran. 

Salah satu contohnya yang terlihat di wilayah kecamatan Dolok Merawan, Sergai. Di sana, masih ada desa, yaitu, Desa Naga raja 1 menuju kecamatan Dolok Merawan yang sama sekali tidak pernah mendapatkan perhatian dari Pemkab Sergai.

Jalannya berbatu dan berpasir, dan jika hujan turun becek dan berlumpur. Dan jika kemarau, maka abu berterbangan. Miris memang apa yang dirasakan masyarakat di sana.

Kondisi jalan di kecamatan Dolok Merawan, Sergai, tampak memprihatinkan. (foto/dmk)

Saat Bupati dan pejabat - pejabat enak - enakkan naik mobil mewah  ber-AC dan tidak kena abu, masyarakat di sana malah menderita akibat rusaknya kondisi jalan.

Warga Dusun V Desa Limbong, Kecamatan Dolok Merawan, bermarga Damanik, kepada hetanews.com, Sabtu (14/09/2019) menuturkan, pemekaran kabupaten Sergai ini tidak ada berdampak apapun bagi dusun mereka.

"Tidak ada bedanya dari sebelum pemekaran, kami tetap saja tidak berdampak apa pun. Dari sebelum merdeka, jalan kami tetap seperti ini saja.  Kalau saya rasakan pemekaran ini "gagal",  “ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Bakri Handoko, warga Desa Dolok Merawan Sergai. "Pemekaran ini tidak ada berdampak positif  bagi dusun kami, masih sama saja seperti sebelum pemekaran,"ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, kabupaten Sergai adalah pemekaran dari kabupaten Deliserdang, dengan dasar hukum UU No 36 tahun 2003. Kabupaten Serdang Bedagai, diresmikan pada tanggal 18 Desember 2003.

Penulis: dmk. Editor: gun.