HETANEWS

Pungli Warga Rp1 Juta, Oknum Panitera PN Siantar Minta Hapus Berita

Gedung PN Siantar di Jalan Sudirman, Kecamatan Siantar Barat. Foto: dok hetanews

Siantar, hetanews.com - Aksi pungutan liar atau Pungli dilakukan salah satu panitera pengganti terhadap warga mencoreng nama baik Pengadilan Negeri Siantar. Lembaga peradilan itu pun mengambil langkah dengan membentuk tim untuk mengusut kasusnya.

Oknum panitera berinisial HD itu pun telah diperiksa oleh tim. Selain ia, tim yang diketuai Hakim R Simorangkir juga memintai keterangan Ellen Damanik. Warga Jalan Pematang ini merupakan warga pemohon ganti nama yang dipungli sebesar Rp1  juta oleh HD. HD berdalih uang ini untuk hakim.

Baca juga: Pengakuan Warga Dipungli Oknum Panitera PN Siantar Sebesar Rp1 Juta

Merebaknya kasus hingga menjadi pergujingan di masyarakat, terlebih setelah menjadi konsumsi pers yang kemudian tayang dalam pemberitaan.

"Jadi setelah naik berita, ia meminta tolong agar berita dihapus," kata Tony Damanik dihubungi hetanews, kemarin. Tony merupakan pemilik media online sindonewstoday.com. Kasus ini pertama kali terbit di media Tony.

Ia menambahkan, oknum panitera tersebut berulang kali menghubunginya meminta agar berita dihapus. Baik melalui SMS (short message service) maupun panggilan pribadi.

"Dia (HD) hubungi saya minta berita dihapus, saya bilang itu (hapus berita) gak bisa. Bukti sms dia masih ada ama saya," katanya.

Baca juga: Heboh Oknum Panitera Minta Uang Jual Nama Hakim, PN Siantar Bentuk Tim

Hetanews melihat langsung pesan singkat yang bermuatan belas kasih setelah kasusnya muncul ke permukaan. Berikut isi permintaannya  HD melalui pesan singkat tersebut.

"Pagi botou, sekali lagi minta tolong hapuslah semua berita yg diinternet karna masih dibuka."

Penulis: bt. Editor: bt.