HETANEWS.COM
CITIZEN JOURNALISM

Sinergitas Babinsa dan Bhabinkamtibmas Atasi Krisis Air Bersih

Babinsa dan Bhabinkamtibmas desa Tambahagung Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati membuat ide kreatif membuat penampungan air bersih bantuan dari donatur dan dari Gereja Santa Yusuf Pati untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga saat musim kemarau kali ini, Kamis (12/9/19) sore. Foto: ist

PATI - Desa Tambahagung Kecamatan Tambakromo terus  mendapatkan droping air bersih dari berbagai Instansi Pemerintah Kabupaten Pati maupun Komunitas, lantaran hingga saat mengalami krisis air bersih seiring panjangnya musim kemarau yang relatif cukup panjang.

Serda Jais Babinsa Tambahagung Koramil 20/Tambakromo bersama Bhabinkamtibmas Brigadir Sutrisno yang setia mengawal tiap kali ada droping air bersih menjelaskan, hingga kini  Ia terus melakukan koordinasi dengan BPBD, PMI dan Komunitas agar Desa binaannya selalu mendapatkan suplai air bersih guna mengantisipasi kesulitan warganya.

"Desa Tambahagung yang terdiri dari delapan Dukuh saat ini mengalami krisis air bersih, karena sumber air di sumur-sumur mereka sudah tidak bisa diandalkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-harinya. Sedangkan Pamsimas yang ada di Desa Tambahagung tidak mampu mecukupi ribuan warga. Oleh karena itu kami selalu melakukan droping air bersih," jelasnya.

Untuk hari ini Kamis, (12/9/19) sebanyak 3 armada tangki air, masing-masing 2 tangki bantuan donatur Ibu Suji Margoyoso Pati dan Bapak Maradona Jakarta dan 1 tangki bantuan dari Yayasan Gereja Santa Yusuf Pati dengan kapasitas masing-masing tangki 5.000 liter disalurkan di Desa Tambahagung untuk mencukupi kebutuhan air bersih bagi warga Desa Tambahagung Kecamatan Tambakromo.

Serda Jais juga mengatakan, untuk mengantisipasi kemungkinan berlarutnya krisis air bersih dan ketersediaan air, Babinsa, Babinkamtibmas bersama warga sudah menyiapkan kantong-kantong air yang terbuat dari terpal kedap air. Hal tersebut dilakukan agar air tidak terbuang  sia-sia dan dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan.

Dalam kesempatan yang sama Kades Tambahagung Parwi juga mengatakan, pada tahun ini memang desa Tambahagung mengalami krisis air bersih. Namun berkat kerjasama Pemerintah Desa, Babinsa, Babinkamtibmas dan warga, permasalahan krisis air bersih sementara dapat diatasi. Untuk beberapa Dukuh dapat ditangani dengan kegiatan Pamsimas. Semoga warga yang mengalami warga kami krisis air bersih mulai berkurang," kata Kades.

Parwi juga mengatakan, untuk mengantisipasi kekeringan pada musim kemarau 2019, kami sudah melakukan pemetaan terhadap lokasi warga yang rawan kekurangan air bersih. Sehingga kali ada droping air bersih tinggal memasukkan dikantong-kantong yang sudah kami sediakan." pungkasnya.

Penulis: Sertu Suwono. Editor: anto.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan