HETANEWS

Ikut Bertarung di Pilkada Samosir, Dua Jurnalis Daftar ke PDIP

Panitia penjaringan balon Bupati dan Wabup Samosir, saat memberikan formulir pendaftaran kepada pasangan FenHo (Fernando - Hendro). (foto/stm)

Samosir, hetanews.com - Menghadapi Pilkada serentak pada September 2020 mendatang, Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia Perjuangan (PDIP) telah membuka penjaringan Calon Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Samosir, mulai tanggal 9 sampai 14 September 2019, di kantor DPC PDIP Samosir.

Dua balon Bupati dan Wabup Samosir, yang ikut mendaftarkan diri, merupakan jurnalis yang sudah tidak asig lagi, di Kabupaten Samosir.

Mereka mendatangai kantor DPC PDIP Samosir untuk mengambil formulir pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati Samosir, pada Kamis (12/9/2091) sore, pada sekitar pukul 14.10 WIB, didampingi para wartawan dan warga.

Dari sekian banyaknya figur yang ingin maju menjadi Bupati, akhirnya IWO (Ikatan Wartawan Online) dan JOIN (Jurnalia Online), memutuskan Fernando - Hendro untuk maju jadi Balon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Samosir.

Fernando Sitanggang menyampaikan keseriusanya di hadapan tim penjaring pendaftaran Balon Bupati dan Wakil Bupati Samosir.

"Kami serius, kami siap melengkapi segala administrasi yang diperlukan dalam pendaftaran jadi calon Bupati dan Wakil Bupati Samosir, "ujar Fernando Sitanggang, pada saat pengambilan formulir pendaftaran, di kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Samosir, Jalan Putri Lopian, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.

Kemudian Hendro Sihaloho juga menyampaikan harapanya saat pengambilan formulir pendaftaran tersebut.

"Kami yang kesehariannya sebagai jurnalis, sudah berkunjung dari dusun ke dusun dan desa ke desa, tentu kami tau, apa keluh kesah masyarakat kabupaten Samosir, “ungkap Hendro Sihaloho.

Pasangan FenHo (Fernando - Hendro), calon Bupati dan Wabup Samosir, periode 2020-2025. (foto/stm)

Masih kata Hendro, "Apabila kami tidak lolos atau tidak terpilih, kami berharap, supaya Bupati dan Wakil Bupati terpilih nanti, agar menjalin kerjasama yang baik dengan seluruh jurnalis yang ada di kabupaten Samosir, “harapnya.

Setelah formulir pendaftaran dilengkapi, tim FenHo akan menyerahkannya kembali ke kantor DPC PDIP Samosir, paling lambat, pada hari Sabtu (14/9/2019).

Para jurnalis yang tergabung dalam IWO Samosir dan JOIN, sepakat mendukung dan mengantarkan dua kadernya, Fernando Sitanggang sebagai Ketua IWO dan Hendro Silalahi, sebagai Ketua JOIN ke DPC PDIP Samosir untuk mendaftar sebagai calon Bupati /Wakil Bupati Samosir.

Pendaftaran pasangan jurnalis FenHo ini, diterima langsung Sekjen PDIP Samosir, Marcel Simarmata, didampingi Tim Penjaringan, Jaharap Habeahan dan Romauli Panggabean.

"Benar, kita telah menerima pendaftaran Fernando Sitanggang dan Hendro Sihaloho dengan jargon FenHo yang didukung kawan - kawan jurnalis IWO dan JOIN Samosir. Kita telah berikan formulir pendaftaran untuk dilengkapi dan dikembalikan paling lambat, pada Sabtu (14/9/2019) ini," ujar Tim Penjaringan, Romauli Panggabean yang juga Anggota DPRD terpilih, pada Pemilu April 2019 lalu.

Ketika dikonfirmasi Hetanews. com, Kamis (12/9/2019), sekitar pukul 15.30 WIB,  pasangan FenHo mengaku mendaftar sebagai calon Bupati/Wakil Samosir, didasari panggilan nurani para kaum jurnalis yang telah merasa disisihkan dalam derap langkah pembangunan di Samosir ini.

"Ini adalah sebuah gerakan moral para kaum jurnalis. Kita sangat prihatin dengan kondisi yang ada saat ini, dimana kesejahteraan para kaum jurnalis sangat memprihatinkan. Didasari semangat itu, serta untuk lebih mensejahterakan rakyat Samosir dengan pola pemberdayaan masyarakat, sebagai pelaku dan bukan objek pembanguna, maka saya dan Hendro Sihaloho mendaftar kepada partai wong cilik ini (PDIP), " tegas Fernando Sitanggang, SH MH, yang juga Ketua IWO Samosir.

Lanjutnya, FenHo menilai Pemkab Samosir saat ini tidak memberdayakan kaum jurnalis sebagai pilar ke-4 di negara demokrasi ini, dalam derap pembangunan Kabupaten Samosir.

Di tempat yang sama, Calon Wakil Bupati, Hendro Sihaloho meminta pihak Kominfo Samosir, merubah pola kemitraan dengan kaum jurnalis.

"Kita minta supaya Kominfo Samosir tidak menjauhkan jurnalis dengan pemimpin daerah serta rakyat Samosir. Selama ini, tidak pernah sekalipun Kominfo menyampaikan rilis kegiatan Bupati dan Wakil untuk diliput, tapi hanya sebatas rilis dari Kominfo di grup WA yang banyak beredar. Hal ini sangat kita sesalkan dan jauh dari tupoksi dalam pelibatan kaum jurnalis untuk pemberitaan, " pungkas Hendro Sihaloho.

Pendaftaran pasangan FenHo ke PDIP Samosir tampak disampingi puluhan kaum jurnalis di Samosir yang mengharapkan adanya perubahan signifikan pemerintah kabupaten dalam menyejahterakan para kaum jurnalis ini. 

Penulis: stm. Editor: gun.