HETANEWS

Polres Tebingtinggi Tindak 902 Pelanggaran Selama Operasi Patuh Toba 2019

Kapolres Tebingtinggi, AKBP Sunadi, didampingi Wakapolres, Kompol R Manurung, dan Kasat Lantas, AKP Sarifuddin Siagian, saat mengecek barang bukti selama Operasi Patuh Toba 2019, Kamis (12/9/2019). (Foto/WH)

Tebingtinggi, hetanews.com – Pihak Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tebingtinggi, menggelar press release hasil Operasi Patuh Toba 2019, yang berlangsung dari tanggal 29 Agustus - 11 September 2019, Kamis (12/9/2019) pagi, sekitar pukul 09.30 WIB, di lapangan apel Polres Tebingtinggi.

penindakan pelanggaran selama sepekan terakhir Operasi Patuh Toba 2019 yang berlangsung dari 29 Agustus -11 September , yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tebing Tinggi AKBP Sunadi,Sik,Kamis (12/9/2019) pukul. 09.30 wib di lapangan Apel Satlantas Polres Tebing Tinggi.

Tampak hadir, Wakapolres Tebingtinggi, Kompol R Manurung, Kasat Lantas, AKP Sarifuddin Siagian dan para Kanit Satlantas Polres Tebingtinggi.

Kapolres Tebingtinggi, AKBP Sunadi SIK mengatakan, selama dua minggu dilakukan operasi, jumlah tindakan langsung (tilang) yang diberikan kepada pengendara, maupun pengemudi, mencapai  sekitar 902 penindakan pelanggaran dan tindakan  teguran sebanyak 420.

Kapolres Tebingtinggi, AKBP Sunadi, didampingi Wakapolres, Kompol R Manurung, dan Kasat Lantas, AKP Sarifuddin Siagian, saat foto bersama tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, Kamis (12/9/2019). (Foto/WH)          

Dan dipaparkan oleh Kasat Lantas, AKP Sarifuddin Siagian, petugas juga menyita barang bukti, yaitu SIM sebanyak 349 buah, STNK 524, roda dua 28 unit,roda empat 1 unit, sehingga total seluruhnya 902 barang bukti.

Masih kata Kasat, jumlah pelanggaran yang paling dominan, yaitu, pengendara tidak mengenakan helm sebanyak 470 kasus, tidak membawa surat atau dokumen kenderaan sebanyak 105 kasus, lampu siang/malam 70 kasys dan penyuluhan 56.

"Adapun pekerjaan pelaku pelanggaran, yakni, PNS sebanyak 3 orang, karyawan swasta 681 orang, pengemudi 59 orang dan pelajar sebanyak 160 orang. Dan data laka lantas selama kegiatan Ops Patuh Toba 2019 ada dua kasus, yaitu, meninggal dunia 2, luka ringan 2 dan kerugian material diperkirakan sebanyak Rp.1.300.000,"tutup Kasat Lantas.

Ketua Pujakusama Kota Tebingtinggi, Hj. Rahmad Suhut, didampingi Ketua FKPPI, Feri Tarigan mengatakan, kegiatan Ops Patuh Toba 2019 yang digelar Satlantas Polres Tebingtinggi diharapkan bisa meningkatkan kesadaran para pengendara/pengemudi agar tertib berlalu lintas dan mematuhi peraturan.

Mereka juga meminta para orangtua, agar anak yang masih di bawah umur, jangan dikasi untuk membawa kendaraan bermotor.

Penulis: wh. Editor: gun.