HETANEWS

Usai Dibunuh Mayat Korban Diperkosa, Residivis Ini Diganjar 18 Tahun Penjara

Terdakwa digiring petugas meninggalkan ruang sidang usai divonis 18 tahun penjara. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Ari Syahputra als Putra als Gelleng (22), dihukum 18 tahun penjara, dikurangi masa tahanan sementara yang telah dijalani, di PN Simalungun, Kamis (12/9/2019).

Putusan hakim yang diketuai Roziyanti SH, beranggotakan, Aries Ginting SH dan Justiar Ronald SH, sependapat dengan jaksa, Dedy Chandra Sihombing.

Terdakwa terbukti melakukan pembunuhan terhadap korban Novita Dewi. "Majelis hakim sependapat dengan jaksa penuntut umum (JPU), menjatuhkan pidana penjara selama 18 tahun...”kata hakim.

Warga Huta I Silinduk, Kecamatan Dolok Batu Nanggar ini telah terbukti bersalah melanggar Pasal 338 dan Pasal 289 Jo 65 KUH Pidana. Terdakwa terbukti menyetubuhi korban setelah korban dibunuh.

Didampingi pengacara, Sintong Sihombing SH dari Posbakum PN Simalungun, terdakwa menyatakan pikir-pikir atas vonis tersebut.         

Gelleng sebelumnya sudah pernah dihukum (residivis) dalam perkara pencurian dengan pemberatan. Sesuai fakta yang terungkap dipersidangan, terdakwa nekat menghabisi korban karena  tidak mau disetubuhi.  Pembunuhan itu dilakukan terdakwa, pada Rabu, 22 Mei 2019.          

Sebelumnya, terdakwa mengajak korban "asmara subuh" dan bertemu di depan Rumah Makan Burung Goreng, usai sahur. Korban dibonceng naik motor Honda Beat BK 2904 TBC. Lalu  korban dibawa  ke ladang ubi milik Pak Karim, di Huta II Silinduk, Kecamatan Dolok Batunanggar.          

Saat membonceng korbannya, terdakwa sudah berniat memperkosa korban. Korban menolak ketika terdakwa memegang dadanya dan minta diantar pulang.

Terdakwa marah dan langsung memiting leher korban, dengan lengannya sebanyak 2 kali yang menyebabkan korban meninggal.            

Setelah korban meninggal, terdakwa menyetubuhinya dengan  membuka pakaian korban. Usai melampiaskan nafsunya, mayat korban ditinggalkan. Terdakwa ditangkap 3 hari kemudian.

Penulis: ay. Editor: gun.