HETANEWS

Kasat Reskrim Ungkap Hal Menohok Terkait Pengecekan Lokasi Proyek Tugu Raja Sangnaualuh Damanik

Lokasi pembangunan Tugu Raja Sangnaualuh Damanik, di Lapangan H Adam Malik Siantar yang kini telah ditumbuhi semak belukar, Rabu (11/9/2019). (foto/hza)

Siantar, hetanews.com - Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Siantar, Iptu Nur Istiono, buka suara terkait pengecekan lokasi Tugu Raja Sangnaualuh Damanik yang mangkrak, beberapa waktu lalu, di Lapangan H. Adam Malik Siantar, pada Selasa (10/9/2019) siang, lalu.

Hal yang dilakukan oleh Tipikor Satreskrim Polres Siantar, yakni mengambil dokumentasi foto dan mengukur bangunan di atas tanah yang sudah ditumbuhi semak belukar.

Nur Istiono yang ditemui wartawan, Rabu (11/9/2019) siang, di depan ruang kerjanya menyampaikan, pihaknya tengah menyelidiki adanya dugaan pemborosan anggaran Negara, pada pembangunan Tugu Raja Sangnauluh tersebut.

"Benar, saat ini masi penyelidikan guna menemukan pidananya," ujarnya singkat.

Baca juga: Kanit Tipikor Akui Lakukan Penyelidikan Terkait Mangkraknya Tugu Raja Sangnaualuh Damanik

Terkait pembangunan dan hingga terhentinya (mangkraknya) pembangunan tugu itu, disampaikan secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Setda) Kota Siantar, Budi Utari.

Alasan dihentikannya, yakni, adanya 'potensi bencana sosial' yang bakal terjadi, jika pembangunan itu dilanjutkan.

Tak hanya itu saja, pemberhentian proyek tugu itu, juga berimbas pada pemutusan kontrak, antara Dinas PUPR dengan CV. Askonas Konstruksi Utama, selaku pemenang tender proyek.

Dari hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Sumut tahun 2018, tentang keuangan Pemko Siantar, dijelaskan, bahwa pembangunan Tugu Sangnaualuh di Lapangan Adam Malik yang telah diberhentikan pembangunannya, mengakibatkan pemborosan anggaran.

Ditemukan pemborosan anggaran sebesar Rp. 913.829.702,68,  akibat mangkraknya pembangunan tugu itu.

Biaya yang dipakai untuk pembangunan tersebut, bersumber dari APBD TA 2018 senilai Rp.1,7 Milyar. Bentuk fisik bangunan, berupa pondasi sudah berdiri, sekitar 30 persen dari rancangan bangunan.

Penulis: hza. Editor: gun.