HETANEWS

Ini Kronologi Pencurian Uang Rp 1,7 M Milik Pemprov Sumut

Kepala BPKAD Sumatera Utara Raja Indra Saleh (tengah) membeberkan kronologis pencurian uang milik Pemprov Sumut

Medan - Kasus pencurian uang tunai sebesar Rp 1.672.985.500 milik Pemprov Sumut untuk honor Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lenyap di dalam mobil Avanza di pelataran parkir Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Nomor 30 Medan, sekitar pukul 16.43 WIB.

Pernyataan resmi ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumut Raja Indra Saleh didampingi Kabag Humas Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut Muhammad Ikhsan saat memberikan keterangan pers di Ruang Kerja Kepala BPKAD Sumut, Lantai 2, Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Nomor 30 Medan, Selasa (10/9/2019) sore.

Ditambahkannya, kronologis kejadiannya pukul 14.00 WIB, pembantu PPTK Muhammad Aldi Budianto bersama tenaga honorer BPKAD Indrawan Ginting sampai di Bank Sumut Cabang Utama, Jalan Imam Bonjol, Medan. Sekitar pukul 14.47 WIB dilakukan penarikan uang tunai sebesar Rp 1.672.985.500.

Kemudian pukul 15.40 WIB, Aldi dan Indrawan sampai di Kantor Gubernur Sumut. Setelah sempat berputar sekali, keduanya yang mengendarai Toyota Avanza BK-1875-ZC parkir di pelataran parkir kantor gubernur. Lalu keduanya langsung masuk ke gedung kantor Gubernur Sumut untuk salat dan absen pulang sekitar pukul 17.00 WIB.

Namun, saat Indrawan Ginting hendak pulang melihat uang sudah tidak ada lagi di mobil. Aldi langsung menghubungi Propam Polrestabes, lalu Propam tersebut menyarankan untuk membuat laporan secara resmi. Mereka diperiksa dan BAP oleh pihak kepolisian. 

Raja Indra Saleh menyampaikan, uang tersebut untuk honor kegiatan TAPD di lintas OPD. Uang tersebut diambil tunai karena akan didistribusikan ke masing-masing OPD yang terkait kegiatan TAPD. Terkait hal ini, pihaknya sudah melaporkan ke atasan, yakni Gubernur Sumut dan Sekdaprov Sumut. Pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut berharap kepolisian dapat segera menuntaskan kasus ini.

Sumber: Suara Pembaruan

Editor: tom.