HETANEWS

Kurir Sabu 0,18 Gram Ini Dituntut 7 Tahun Bui

Terdakwa digiring petugas usai dituntut 7 tahun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Hardiansyah Putra als Dian (26), dituntut 7 tahun penjara, denda Rp.1 milyar, subsider 3 bulan penjara, di PN Simalungun, Rabu (11/9/2019).

Jaksa Herman Ronald SH, mempersalahkan terdakwa dengan Pasal 114 (1) UU No.35/2009 tentang Narkotika.        

Warga Huta I, Nagori Bandar Jaya, Kecamatan Bandar ini, terbukti menjadi kurir 0,18 gram sabu (bruto). Terdakwa ditangkap, pada Kamis, 28 Maret 2019, lalu, sekitar pukul 23.15 WIB, di Huta V, Nagori Bandar Jaya.         

Sepaket sabu yang ditemukan dari terdakwa, diakuinya dibeli dari Adi Pitono als Empit (disidangkan terpisah). Sabu dibeli seharga Rp.120 ribu.         

Malam itu, terdakwa bersama Encet (DPO) akan menggunakan sabu. Tapi polisi dari Satres Narkoba Polres Simalungun, Syarif Noor Sholin dkk datang, dan Encet berhasil melarikan diri.        

Didampingi pengacara, Sintong Sihombing SH dari Posbakum PN Simalungun, terdakwa mohon kepada majelis hakim, agar hukumannya diringankan. "Saya mohon agar hukuman saya diringankan, saya menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi lagi,"kata terdakwa, di sidang siang itu.        

Untuk putusan, ketua majelis hakim, Novarina Manurung SH, didampingi dua hakim anggota, Hendrawan Nainggolan SH dan Mince Ginting SH, menunda persidangan hingga Rabu mendatang. 

Penulis: ay. Editor: gun.