HETANEWS

Sepekan, Jajaran Polres Sergai Amankan 6 Pengedar dan 3 Pemakai Narkoba

Kapolres Sergai saat menggelar press release, di Mapolres setempat. (foto/sutrisno)

Sergai, hetanews.com - Jajaran Polres Serdang Bedagai (Sergai), dalam satu pekan ini, berhasil mengamankan 9 pelaku narkoba jenis sabu dan daun ganja kering. Dan dari 9 orang tersangka, satu diantaranya perempuan, yang berstatus ibu rumah tangga (IRT).

Hal ini dikatakan Kapolres Sergai, AKBP H Juliarman Eka Putra Pasaribu, didampingi Kasat Narkoba, AKP Martualesi Sitepu saat konferensi pers, di halaman Mapolres Sergai, Rabu (11/9/2019) pagi tadi.

Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan petugas, yaitu, 8,98 gram sabu dan 2.502.28 gram daun ganja kering yang siap pakai. Serta satu unit sepeda motor suzuki shogun tanpa plat nomor.

Dari 9 orang tersangka ini, terdapat 6 orang pengedar dan 3 orang pemakai.

Untuk pengedar, diantaranya, Norman Nasution alias Ucok (41), warga Dusun IV Desa Kota Pare, Kecamatan Pantai Cermin, Zaenal (34) (Daun Ganja), warga Dusun III Kuala Lama kiri, Kecamatan Pantai Cermin.

Nanang Kosim alias Nanang (38), warga jalan kabupaten yang rumit, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan.

Suheri alias Hari (37), warga Dusun III Kampung Banten, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan.

Yusrizen alias yus (37), warga Dusun I Desa Tebingtinggi, Kcamatan Tanjung Beringin.

Latifah alias Tipa (37), ibu rumah tangga, warga jalan Mesjid Dusun V, Desa Pekan Tanjung Beringin, Kecamatan Tanjung Beringin.

Sementara untuk pemakai, ada 3 orang tersangka, yaitu, Abdul Rahman alias Maman (40), warga Dusun I Desa Pantai Cermin kiri, Kecamatan Pantai Cermin.

Joko Priatno alias Joko (34), warga Dusun I Desa Pematang Setrak, Kecamatan Teluk Mengkudu.

Ariandi Prayogi alias Yogi (29), warga Dusun I Desa Pematang Setrak, Kecamatan Teluk Mengkudu.

Untuk pengedar daun ganja, dijerat Pasal 114 ayat 1 Sub Pasal 111 UU RI No 35 Tahun 2009, ancaman hukuman paling lama 20 tahun denda paling banyak 10 miliar.

Pengedar sabu, Pasal 114 (1) Sub Pasal 112 UU RI No 35 tahun 2009, ancaman hukuman paling lama 20 tahun dan denda paling banyak 10 miliar.

Dan pemakai, Pasal 12 (1) Sub Pasal 127 UU RI No 35 tahun 2009, ancaman hukuman paling lama 12 tahun dan denda paling banyak 8 miliar, jelas Kapolres.

Penulis: sutrisno. Editor: gun.