HETANEWS

Sama-sama jadi Terdakwa, Jonni Sijabat dan Rudi Hartono Sidabutar Dituntut 4 Bulan Penjara

Jonni Sijabat (56) dan Rudi Hartono Sidabutar (37), disidangkan di PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Jonni Sijabat (56) dan Rudi Hartono Sidabutar (37), masing - masing dituntut 4 bulan penjara, dikurangi masa tahanan sementara, yang telah dijalani.

Menurut jaksa, Viktor Purba, keduanya telah terbukti bersalah melanggar Pasal 351 (1) KUH Pidana.       

Keduanya saling mengadukan, setelah saling pukul dan berantam gara - gara sawit. Awalnya, terdakwa Jonni Sijabat, menegur Rudi, dengan kata - kata kasar karena diduga menjual sawit ke toke lain.       

Menurut Rudi, dia tidak ada menjual sawitnya kepada orang lain. Lalu menghina anak Jonni Sijabat yang polisi, dengan mengatakan "karena ada anakmu polisi, saya tidak takut,"kata Rudi dengan bahasa tak pantas, menghina polisi itu.        

Terdakwa Jonni, menjadi emosi dan memukul Rudi, sebanyak 2 kali, di bagian pelipis kiri dan kepala.

Rudi pulang dan mengambil parang, menunggu Jonni melintas.

Melihat Rudi membawa parang, menghadang jalan, langsung ditabrak hingga keduanya jatuh.        

Peristiwa itu, terjadi pada Jumat, 22 Pebruari 2019 lalu, sekitar pukul 10.30 WIB, di ladang sawit Huta III Pulung, Nagori Pulobayu Hutabayuraja.

Rudi dan Jonni yang masih sekampung, di Pulobayu, Kecamatan Hutabayuraja, saling membuat pengaduan ke kantor polisi.      

Disidangkan dalam berkas terpisah, di PN Simalungun, Rabu (11/9/2019), Jonni dan Rudi, memohon keringanan hukuman, dengan alasan menyesal. Diantara keduanya, belum melakukan perdamaian.         

Untuk pembacaan putusan, sidang dipimpin hakim, Hendrawan Nainggolan, ditunda hingga Selasa mendatang.

Penulis: ay. Editor: gun.