HETANEWS

Diancam 7 Tahun Penjara karena Miliki Sabu, Ini Permintaan Rahmad

Terdakwa digiring 2 petugas, Arief dan Helmy Telaumbanua, usai dituntut 7 tahun bui. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Rahmad Heryanto (21), minta hukumannya, diringankan hakim. "Saya mohon, hukuman saya diringankan yang mulia, saya menyesal,"katanya, di sidang PN Simalungun, Selasa (10/9/2019).       

Warga Huta III Hataran Jawa, Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa ini, mohon keringanan hukuman usai dituntut 7 tahun penjara oleh jaksa, Fransiska Sitorus SH. Selain pidana penjara, terdakwa didenda Rp.800 juta subsider 3 bulan penjara.          

Menurut jaksa, Rahmad telah terbukti  bersalah melanggar Pasal 112 (1) UU RI No.35/2009 tentang Narkotika.

Terdakwa ditangkap Polsek Tanah Jawa, di rumahnya, pada Sabtu, 30 Maret 2019, lalu, pukul 22.00 WIB.        

Saksi polisi, J Simanjuntak dan Riston Tambunan, mengamankan terdakwa berdasarkan informasi yang sudah diterima dari informan. Sepaket sabu seberat 0,18 gram (bruto), dijadikan barang bukti dan dinyatakan untuk dimusnahkan.        

Sabu tersebut, diakui terdakwa, dibeli dari Holid (DPO) seharga Rp.100 ribu, untuk digunakan bersama temannya, Hepo Ambarita. Dalam persidangan, terdakwa didampingi pengacara, Sintong Sihombing SH dari Posbakum PN Simalungun.         

Untuk mendengarkan putusan hakim, sidang dipimpin Hendrawan Nainggolan SH, ditunda sepekan.

"Untuk putusan, sidang ditunda seminggu,"kata Hendrawan, didampingi hakim anggota, Nasfi Firdaus SH dan Mince Ginting SH.

Penulis: ay. Editor: gun.