HETANEWS

Heboh Kasus Minta Uang Panitera PN Siantar, Ini Penuturan Tim Pemeriksa

Ilustrasi minta uang. Foto:int

Siantar, hetanews.com - Kasus minta uang diduga dilakukan HD, panitera pengganti PN Siantar terhadap ED, warga yang mengajukan permohonan perubahan nama tengah dalam penyelidikan. Baik HD dan ED telah dimintai klarifikasi tim yang dibentuk terkait kasusnya.

Salah satu anggota tim kepada hetanews menuturkan, hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan apakah HD menjual nama hakim untuk meminta uang senilai Rp1 juta terhadap pemohon.

"Kita belum sampai kesana (nanya soal uang)," kata salah seorang anggota tim, Mediana Tarigan yang juga menjabat sekretaris pengadilan.

Mediana yang ditemui wartawan di halaman kantor pengadilan, Selasa, 10 September 2019, mengaku heran kenapa bisa wartawan mengetahui kasusnya hingga pembentukan tim internal mengusut kasus.

"Darimana kalian tau, perasaan itu internal loh," katanya dengan gelagat bertanya-tanya.

Baca juga: Heboh Oknum Panitera Minta Uang Jual Nama Hakim, PN Siantar Bentuk Tim

Dia pun mengatakan, hingga kini tim masih berupaya mengusut kasus. "(Hasil pemeriksaan) belum, tim masih mau manggil saksi-saksi," katanya.

Diberitakan, pegawai PN Siantar berinsial HD diperiksa terkait kasus minta uang terhadap warga yang mengajukan pemohonan perubahan nama. Oknum panitera pengganti ini disebut menjual nama hakim di lembaga peradilan tingkat satu tersebut.

Kasus ini pun menjadi heboh hingga dibentuknya tim yang terdiri dari hakim, panitera, sekretaris maupun Kaur kepegawaian pengadilan itu sendiri. Tim diketuai Hakim R Simorangkir.

Penulis: bt. Editor: bt.