HETANEWS

Heboh Oknum Panitera Minta Uang Jual Nama Hakim, PN Siantar Bentuk Tim

Gedung PN Siantar di Jalan Sudirman, Pematangsiantar. Foto: dok hetanews

Siantar, hetanews.com – Oknum pegawai PN Siantar berinsial HD diperiksa terkait kasus minta uang terhadap warga yang mengajukan pemohonan perubahan nama. Oknum Panitera pengganti ini disebut menjual nama hakim di lembaga peradilan tingkat satu tersebut.

Kasus ini pun menjadi heboh hingga dibentuknya tim yang terdiri dari hakim, panitera, sekretaris maupun Kaur kepegawaian pengadilan itu sendiri. Tim diketuai Hakim R Simorangkir.

HD sendiri telah dimintai klarifikasi, begitu juga dengan ED, warga yang dimintai uang oleh HBD terkait permohonan perubahan nama.

“Keduanya sudah dimintai klarifikasi,” ujar sumber kepada hetanews, Senin, 9 September 2019.

Buntut dari kasusnya pula, ED mengajukan permohonan ulang dan untuk biaya kepengurusan dibebankan terhadap panitera HD. Namun sumber menampik hal ini, menurutnya tim yang dibentuk belum ada pembahasan mengenai hal itu. Untuk hasil pemeriksaan, lanjutnya, bakal diserahkan ke pimpinan.

“Hasilnya (pemeriksaan) kita berikan kepada ketua (PN Siantar),” ujarnya.

Sayang terkait pembentukan tim guna memeriksa kasus minta uang yang diduga dilakukan pegawai berambut pirang tersebut belum direspon Humas pengadilan Simon CP Sitorus.

Mengutip sindonewstoday.com, kasus berawal dari permohonan perubahan nama oleh ED, warga Pematangsiantar, pada pekan lalu. Sebagai administrasinya, ia telah menyetorkan Rp260 ribu ke negara.

ED kemudian mengaku didatangi panitera HD agar memberi uang Rp1 juta. Uang ini sesuai pengakuan HD untuk ke hakim. Tawaran ini juga didengar kerabat ED yang ikut bersamanya.

Pun demikian, berkas pengajuan perubahan nama menurut ED dibatalkan. Menurutnya, pembatalan lantaran ia tidak menghadiri sidang penetapan sesuai yang dijadwalkan. Namun ia mengatakan bahwa adanya pengunduran jadwal penetapan yang tidak diketahuinya.

Penulis: bt. Editor: bt.