HETANEWS

Pria 56 Tahun dan Istrinya Korban Pencurian di Dekat Pasar Horas, Uang Rp70 Juta Hilang

Warmin (56), korban pencurian, saat berada di Polres Siantar, Senin (9/9/2019). (foto/hza)

Siantar, hetanews.com - Pelaku kejahatan dengan modus operandi mencongkel bangku jok sepeda motor, hingga mengambil barang, serta uang dari lokasi parkiran, kembali terjadi di Siantar, Senin (9/9/2019).

Kali ini, sepasang suami istri, yakni, Eka Marha Eni dan suaminya, Warmin (56), warga Kampung Bah Jambi, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, Kabupaten Simalungun ini, yang menjadi korban.

Tak tanggung, uang Rp 70 juta yang mereka simpan dalam jok sepeda motor Honda BK 4533 WAA miliknya, raib digondol maling dari parkiran depan salah satu toko dekat Pasar Horas, Jalan Merdeka, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat.

Informasi dihimpun, uang Rp 70 juta itu, merupakan dana pensiunan milik istri Warmin, yang barusan saja dicairkan dari Bank Mandiri, Jalan Sutomo Cabang Siantar. Atas kejadian itu, Warmin dan istrinya, membuat pengaduan, di Polres Siantar.

Warmin bersama istrinya ketika ditemui mengatakan, awalnya mereka dari rumah mengenderai sepeda motor Honda Supra BK 4533 WAA, menuju Bank Mandiri Cabang Siantar, untuk mencairkan dana pensiunan milik istrinya.

"Saya dan istri masuk ke dalam bank untuk mencairkan uang itu. Setelah uang Rp 70 juta keluar dari Bank, dibungkus plastik assoy warna hitam. Kami keluar menuju parkiran sepeda motor. Lalu memasukkan uang itu ke dalam jok sepeda motor dan pergi," tuturnya.

Setelah dari Bank Mandiri, Warmin dan istri, singgah ke Pasar Horas untuk belanja keperluan kebutuhan rumahnya. Sementara itu, sepeda motor dan uang Rp 70 juta dijaga oleh Warmin, yang mana istrinya pergi belanja.

"Saya tunggu istri di parkiran waktu itu. Pas saat mau kencing aja, ku tinggal sepeda motor, pada saat balik lagi, aku lihat, goni yang di dalam jok sudah keluar dan uang di dalam jok tak ada lagi," terangnya.

Dikatakan Warnin lagi, uang Rp70 juta itu untuk bangun rumah dan naik haji yang dikumpulin. "Banyak kianlah manfaat uang pensiun itu untuk keperluan. Tak tau begini jadinya,"ujarnya.

Kepala SPKT II Polres Siantar, Iptu H Siallagan, mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan korban serta sudah melakukan cek TKP.

"Kita sudah olah TKP dan korban didampingi istrinya, telah melapor ke Polres Siantar," pungkasnya.

Penulis: hza. Editor: gun.