HETANEWS

Residivis Guru PNS Minta Keringanan Hukuman Usai Dituntut 3 Tahun

Supiyani saat digiring petugas keluar dari sel. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Supiyani (38), merupakan seorang residivis (sudah pernah dihukum dalam kasus yang sama), guru PNS, di Simalungun, memohon kepada majelis hakim, agar hukumannya diringankan.

"Saya mohon hukuman saya diringankan, saya menyesal yang mulia,"kata terdakwa, di PN Simalungun Senin (9/9/2019).

Terdakwa, sebelumnya divonis 8 bulan oleh majelis hakim PN Simalungun, beberapa waktu lalu.

"Makanya kembalikan uangnya,"kata hakim. Terdakwa Supiyani, dituntut 3 tahun oleh jaksa, Ade Jaya Ismanto SH, karena terbukti melakukan penipuan, melanggar pasal 378 KUH Pidana.        

Sebelumnya, terungkap dalam persidangan, jika saksi korban Roma Triana Siahaan, telah menyerahkan uang secara bertahap kepada terdakwa dengan total Rp.50 juta. Korban percaya kepada terdakwa, sebagai PNS, setelah diajak menjadi anggota Simpedes (tabungan simpan pinjam).       

Guru SD ini, dengan bujuk rayu, meyakinkan korban untuk menyerahkan uangnya sebagai modal awal. Dari besarnya modal, maka akan mendapatkan jasa sebanyak 4 persen. Korban percaya dan menyerahkan sejumlah uangnya.       

Penipuan itu, dilakukan terdakwa, pada Agustus 2013, di jalan Subur, Kecamatan Tapian Dolok. Saat itu, korban datang ke rumah nenek terdakwa, lalu dibujuk menjadi anggota Simpedes.       

Majelis hakim, Roziyanti SH, Hendrawan Nainggolan SH dan Aries Ginting SH, menunda persidangan selama sepekan untuk pembacaan putusan. 

"Untuk putusan, sidang ditunda seminggu,"kata hakim sambil mengetuk palu.

Penulis: ay. Editor: gun.