HETANEWS.COM

Pahala Sitorus: GeMiT Apresiasi Kejatisu Usut Dugaan Korupsi Pembangunan Pasar Kain

Eskalator yang selalu rusak (diduga barang bekas). (foto/wh)

Tebingtinggi, hetanews.com - Terbitnya Surat Perintah Penyelidikan dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) untuk mengusut dugaan tindak pidana korupsi, pembangunan Pasar Kain Kota Tebingtinggi, mendapat dukungan dari Generasi Millenial Tebingtinggi (GeMiT), Jumat (6/9/2019).

Pahala Sitorus, selaku juru bicara GeMiT, menaruh harapan yang besar kepada Kajatisu, Fachruddin SH, untuk mengungkap tuntas dugaan korupsi, pembangunan Pasar Kain yang terletak di jalan MT Haryono tersebut. Yang anggarannya bersumber dari DAK Kementerian Perdagangan tahun 2017, ujarnya.

Lantai atas tempat parkir retak, sehingga tidak dapat dipergunakan. (foto/wh)

Sebagaimana diketahui, revitalisasi dan pembangunan pasar Tahun Anggaran 2017, bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Perdagangan, sebesar Rp50 Milyar lebih.

Untuk revitalisasi pembangunan Pasar Kain, menelan anggaran Rp33 Milyar, namun kualitas gedung dan pengadaan eskalator, hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan. Sehingga diduga telah terjadi kerugian keuangan  Negara lebih dari Rp5 Milyar, kata Pahala.

Generasi Millenial Tebingtinggi tetap mengikuti jalannya penyelidikan oleh penyidik Kejatisu dan berharap Kajatisu, segera meningkatkan status penyelidikan menjadi penyidikan, supaya ditetapkan tersangkanya,"ucapnya.

Penulis: wh. Editor: gun.