HETANEWS

Gak Kapok – kapok, Residivis Narkoba Ini Kembali Mendekam di Polres Sergai

Tersangka Ateng saat di ruang Satnarkoba Polres Sergai.

Sergai, hetanews.com - Suherman alias Ateng (46), warga Perbaungan, kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), merupakan residivis narkotika jenis sabu, yang pernah ditangkap pada tahun 2010, lalu dan divonis selama 5,6 tahun. Dan sebelumnya juga, dia pernah divonis kasus yang sama, selama 6,3 tahun penjara.

Seakan tak jerah, kini Ateng kembali ditangkap personil Sat Res Narkoba Polres Sergai, pada Sabtu, 27 Agustus 2019 lalu, pukul 03.00 WIB, di Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan, pada saat duduk, di salah satu warung.

Hal ini dikatakan Kapolres Sergai, AKBP H Juliarman Eka Putra Pasaribu S.Sos, SIK, M.Si, melalui Kasatres Narkoba, AKP Martualesi Sitepu, SH, MH, kepada Hetanews.com, via WA, Jumat (6/9/2019).

Dikatakan Kasat, tersangka ditangkap setelah masuk DPO Sat Res Narkoba, berdasarkan dari 2 LP, yaitu, LP / 195 / VI / 2019 S.U / RES SERGAI tanggal 14 Juni 2019, setelah tertangkapnya seorang tersangka, bernama Wagito (54), pada 14 Juni 2019 lalu, pukul 21.00 WIB, di Dusun II Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan dan dengan barang bukti sabu seberat 1,9 gram.

Yang kedua, LP/141/ A / VII / SU / RES SERGAI / SEK Perbaungan, tanggal 13 Juli 2019 lalu, setelah tertangkapnya dua orang tersangka, masing - masing bernama, Misli alias Lilik, (43) dan Susanto alias Sisu (44), yang ditangkap Unit Reskrim Polsek Perbaungan, 13 Juli 2019 lalu, pukul 17.00 WIB, di Dusun Nangka Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan. Dengan barang bukti narkotika sabu seberat 2,22 gram, jelas Kasat.

Adapun ketiga tersangka ini, katanya, masih dalam proses penyelesaian berkas perkara untuk diteruskan ke JPU dan ke persidangan.

Tersangka sendiri adalah target operasi Sat Res Narkoba Polres Sergai yang merupakan pengedar narkotika jenis sabu, di daerah Desa Melati, Kecamatan Perbaungan yang sudah bolak balik menjalani hukuman, dalam kasus yang sama.

Ini menunjukkan komitmen kami untuk memutus mata peredaran narkotika jenis sabu, di Kecamatan Perbaungan, ungkap Kasat.

Tersangka dijerat dengan Pasal 114 Sub 112 UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, tegasnya.

Penulis: sutrisno. Editor: gun.