HETANEWS

Kondisinya Memprihatinkan di RSUD Doloksanggul, Bayi Mungil Ini Butuh Perhatian Pemerintah

Bayi malang saat dirawat di RSUD Doloksanggul. (Foto/Rachmat Tinton)

Humbahas, hetanews.com - Cecilia Boru Siregar adalah bayi malang, yang saat ini kondisinya, sungguh memprihatinkan. Akibat infeksi paru-paru yang dideritanya, ia terpaksa dirawat, di salah ruangan di RSUD Doloksanggul.

Bayi perempuan mungil yang masih berumur 10 minggu ini, merupakan buah hati pasangan suami istri, Tonny Liston Siregar dan Dewi Mariana Sihombing.

Pasangan suami istri yang kurang mampu ini, bermukim di Desa Huta Paung Utara, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara.

Amatan hetanews.com, Kamis (5/9/2019) lalu, saat membesuk, kondisi Cecilia benar – benar sangat menyayat hati.

Tampak beberapa selang medis bercokol di mulut, hidung, dan di telapak kakinya. Tubuhnya begitu lemah, hingga tak ada gerakan-gerakan layaknya bayi seumuran dia.

Kepada wartawan, sang ibu bayi, Dewi Mariana Sihombing menerangkan, pada 10 minggu yang lalu, Cecilia dilahirkan di RSUD Doloksanggul, melalui operasi caesar.

Setelah dirasa sudah sehat, mereka pun sudah pulang ke rumah. Namun naas, 8 minggu kemudian, anak mereka itu sakit, hingga akhirnya dibawa lagi ke RSUD Doloksanggul untuk pengobatan.

Namun, kata Dewi, keluarganya merupakan kelurga yang kurang mampu. Bahkan, dirinya mengaku bingung dengan bagaimana cara membayar biaya perawatan anaknya, yang saat ini sudah memasuki hari ke 6.

Beberapa pihak keluarga, sempat meminta, agar bayi tersebut, dibawa pulang ke rumah, karena biaya perobatan yang tidak ada. Padahal, keluarga ini sudah memiliki surat keterangan miskin dari Kepala Desa setempat.

Meski mereka memiliki surat keterangan miskin dari Kepala Desa, Dewi mengaku, kalau anaknya hingga kini belum memiliki BPJS Kesehatan. "Saya baru pindah dari Bandung. Jadi belum sempat mengurusnya. Saat ini kami masih mengurus perpindahan KK,"tutur Dewi.

"Tadi saya disuruh untuk membayar Rp 300 ribu, jika ingin anak saya diberikan obat pil. Namun karena tidak ada uang, saya ga bayar. Perawat pun menyarankan saya, untuk menandatangani sebuah surat,"ujar  Dewi kembali seraya meneteskan air mata.

Untuk menyelamatkan nyawa bayinya, maka ibu Cecilia hanya mengharapkan belas kasihan dan juga bantuan dari pemerintah. Ia bermohon agar Bupati Humbahas, Dosmar Banjarnahor, mau memperhatikan nasib yang diderita  anaknya itu.

"Saya mohon kepada Bupati agar memperhatikan kami. Kami keluarga yang kurang mampu. Kasihani kami pak,"pintanya.

Sementara itu, Direktur RSUD Doloksanggul, dr Netty Iriani Simanjuntak, saat mau dikonfirmasi wartawan, sedang tidak berada di ruangannya. Ketika dihubungi via selular, nomornya sedang berada di luar jangkauan.

Penulis: rachmat. Editor: gun.