HETANEWS

Optimalkan Fungsi Ketenagakerjaan, Disnaker Asahan Teken MoU dengan pihak Kemenaker RI

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan, Budi Anshari. (Foto/Ist)

Asahan, hetanews.com - Guna mengembangkan dan memperluas kesempatan kerja, Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI), mengadakan Memorandum of Understanding (MoU), dengan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi/Kabupaten/Kota yang tersebar di seluruh Indonesia.

MoU yang dilaksanakan di Kota Solo, Jawa Tengah, pada 25-27 Agustus 2019 itu, menghasilkan beberapa kesepakatan yang disiapkan Kemnaker RI dengan para Pejabat Disnaker Pemkab Asahan.

Hal itu disampaikan Kadis Ketenagakerjaan Asahan, Drs Budi Ansari MSi, di ruang kerjanya, Rabu (4/9/2019), lalu.

Budi menyampaikan, penandatangan MoU dilakukan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Direktorat Pengembangan dan Perluasan Kesempatan Kerja, Sofyan SE MAP, dengan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Asahan yang disaksikan Irjen Kemenaker RI, Budi Hartawan.

Budi juga mengucapkan terima kasih kepada Kemnaker RI yang telah memberikan kepercayaan kepada Dinas Ketenagakerjaan Asahan, dalam perluasan kesempatan kerja di Asahan.

"Dengan adanya program dari Kemnaker RI ini, kami berharap jumlah pengangguran dan lapangan pekerjaan di Asahan, dapat bertambah, sehingga visi dan misi Pemkab Asahan yang religius, sehat, cerdas dan mandiri, segera terwujud,"ujar Budi.

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Kemenaker RI, Budi Hartawan menyampaikan, bahwa Kemnaker RI telah menyerahkan paket-paket perluasan kesempatan kerja kepada Pemerintah Daerah.

"Maka dari itu, diharapkan kepada perwakilan tenaga kerja kabupaten/kota se Indonesia harus segera melaksanakan paket-paket perluasan kesempatan kerja yang telah diberikan Kemnaker RI, dengan waktu yang cepat, tetapi sesuai dengan aturan yang berlaku,"ujar Budi Hartawan.

Kemnaker RI, tambah Budi, akan terus melakukan perluasan kesempatan kerja di dalam negeri, agar masyarakat/publik dapat langsung merasakan manfaatnya dan menanggulangi pengangguran, meningkatkan lapangan kerja, meningkatkan peluang usaha bagi masyarakat dengan mengoptimalkan pontensi daerah yang ada.

"Baik itu potensi Sumber Daya Alam (SDA) maupun potensi Sumber Daya Manusia (SDM), seperti Tenaga Kerja Sarjana (TKS), Tenaga Kerja Mandiri (TKM), Teknologi Tepat Guna (TTG) dan Padat Karya, “tutup Budi Hartawan.

Penulis: rendi. Editor: gun.