Siantar, Hetanews.com- Upacara 17 Agustus 2019 kemarin, Siantar mengirim satu orang Pasukan Pengibaran Bendera (Paskibra) ketingkat Nasional yaitu Sylvi.

Sylvia Siswa kelas 11 SMA Kartika ini mengaku jika latihan terberat malah di Tingkat Kota bukan ditingkat Nasional.

"Kalau proses pelatihan di Kota dan di Nasional pastinya lebih berat di Kota karena semuanya itu dituntut dari Peraturan Baris-berbaris (PBB), mentalnya, fisiknya semuanya itu harus beda kalau di Nasional cuma tinggal nyamain gerakan aja,” jelasnya, Kamis (05/09/2019).

Sylvia mengaku sangat bangga karena sudah berhasil melaksanakan tugasnya di tingkat Nasional kemarin, bahkan yang membuat Sylvia semakin bangga dimana orang tuanya ikut dalam peserta Upacara 17 Agustus di Istana, dan kepulangannya disambut baik oleh Dinas Pariwista dan sekolah.

"Papa datang ke Istana liat Sylvi ngibar dan malamnya datang juga waktu Sylvi istirahat di Hotel,”katanya.

“Sylvi juga ga nyangka bakal di sambut seperti ini  dan terimakasih untuk sekolah Sylvi udah gratisin uang sekolah Sylvi sampai tamat SMA nanti.”katanya terharu

Sylvia juga berharap dengan prestasinya tersebut dapat memuluskan jalannya menuju cita-cita yang diinginkannya masuk sebagai angkatan darat.

"Pengennya setelah punya Piagam/sertivikat Paskibraka tingkat Nasional semoga Pemerintah mempermudah dalam menggapai cita-cita Sylvi untuk jadi seorang angkatan,”harapnya.

Sylvi juga menyampaikan harapan dan sarannya untuk adik-adik yang nanti ingin mengikuti jejaknya menjadi Paskibra.

“Harapannya mereka bisa jauh lebih bagus dan punya keahlian yg lebih banyak,” ucapnya.

Untuk adik-adik yang ingin mencoba Paskibra Tahun 2020, Sylvi berpesan perbanyak latihan agar berhasil mengikuti semua rangkaian test seleksi.

“Akademiknya di perdalam terus latihan fisiknya di tingkatkan” saran sylvi.