HETANEWS

Jualan Sabu, Warga Kampung Jawa Ini Diganjar 6,6 Tahun

Kewek saat keluar dari ruang sidang, usai divonis 6,6 tahun penjara. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Edy Swandi als Kewek (42), warga Huta I Kampung Jawa, Kecamatan Gunung Malela, terbukti menjual sabu, dihukum 6,6 tahun penjara, denda Rp.1 milyar, subsider 3 bulan penjara.

Vonis tersebut, diucapkan ketua majelis hakim, Novarina Manurung SH, di PN Simalungun, Kamis (5/9/2019).      

Kewek, terbukti menjual sabu kepada warga Serapuh yang tidak diketahui namanya, seharga Rp.180 ribu dan Rp30 ribu digunakan beli rokok.

Terdakwa, dinyatakan terbukti bersalah, melanggar Pasal 114 (1) UU RI No 35/2009 tentang Narkotika.      

Polisi yang sudah mendapatkan informasi, langsung melakukan penggerebekan, di rumah terdakwa, didampingi Gamot Nursaleh, pada Rabu, 13 Maret 2019, lalu.

Barang bukti yang diista, 8 klip sabu dan uang Rp.150 ribu hasil penjualan sabu dari atas kursi tamu yang ditutupi bantal.         

Sabu sebanyak itu, diakui terdakwa, diperoleh dari adiknya, Supri Anwari (DPO), sebanyak 10 paket untuk dijual. Sedangkan terdakwa, mendapat upah pakai gratis.       

Sebelumnya, jaksa Sari Ramadhani Lubis SH, menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 7 tahun dan denda yang sama, dengan putusan hakim.

Terdakwa didampingi  pengacara Posbakum PN Simalungun, menyatakan pikir-pikir dan demikian juga dengan jaksa.

Sidang dibantu panitera pengganti, P.Saragih SH, dinyatakan selesai dan ditutup.

Penulis: ay. Editor: gun.