HETANEWS

Setubuhi Pacar Secara Paksa, Terdakwa Dituntut 12 Tahun Penjara

Terdakwa digiring dua petugas usai diancam 12 tahun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - TSS (24), warga Huta VI Nagori Buntu Bayu Hatonduhan, dituntut 12 tahun penjara oleh jaksa, Sari Ramadhani Lubis SH, di PN Simalungun, Rabu (4/9/2019).

Pemuda ini, terbukti menyetubuhi Dian (nama samaran) secara paksa dengan ancaman pisau cutter.

Jaksa penuntut umum (JPU), menjerat terdakwa dengan Pasal I angka I yakni Pasal 81 (1) peraturan pemerintah pengganti UU RI No.I/2016 tentang perubahan kedua atas UU No.23/2002 tentang perlindungan anak yang telah ditetapkan sebagai UU No.17/2016. Korban Dian masih belum dewasa (kurang dari 18 tahun).

Pelaku memaksa korban untuk disetubuhi dengan ancaman pisau cutter bergagang merah, sembari mencekik leher korban.

Perbuatan itu, dilakukan terdakwa, pada Senin, 13 Mei 2018 lalu, di rumah saksi korban yang masih sekampung dengan korban.

Keduanya menjalin hubungan pacaran, karena terdakwa takut jika korban dengan orang lain, maka terdakwa nekat merusak korban. Dengan mengatakan "harus sama ku kau, kalo gak sama ku, lebih baik kau ku matikan,"kata terdakwa, sehingga korban menjadi ketakutan.

Lalu terdakwa secara paksa membuka pakaian korban dan menyetubuhinya.

Usai melampiaskan nafsunya, terdakwa pergi dari belakang rumah dan meninggalkan korban, sambil mengancam agar tidak memberitahukan kepada siapapun.

Didampingi pengacara, Sintong Sihombing SH dari Posbakum PN Simalungun, terdakwa mohon kepada hakim, agar hukumannya diringankan dengan alasan menyesal.

Sidang dipimpin hakim, Novarina Manurung SH, ditunda seminggu untuk putusan.

Penulis: ay. Editor: gun.