HETANEWS

Tipikor Polres Simalungun Abaikan P-19 Jaksa Terkait OTT Camat Bandar

Simalungun, hetanews.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun, sudah 2 kali mengeluarkan P-19, terkait berkas Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Polres Simalungun, terhadap oknum Camat Bandar, berinisial Syam SH MSi.

Demikian dikatakan Kasi Pidsus, Asor Olodaiv SH, didampingi Firmansyah yang dikonfirmasi wartawan, Rabu (4/9/2019), di ruang kerjanya.

Dijelaskan Asor, berkas dikirim pada tanggal 7 Agustus 2019, lalu jaksa memberikan petunjuk untuk memenuhi beberapa hal yang perlu dilengkapi penyidik Polres unit Tipikor, melalui P-19, pada 13 Agustus 2019.

Lalu penyidik Polres, mengirimkan berkas kembali, pada 19 Agustus 2019 lalu, tanpa memenuhi petunjuk jaksa.

Sehingga pada 22 Agustus 2019, jaksa kembali melayangkan P-19 yang hingga saat ini belum dipenuhi penyidik Tipikor Polres Simalungun, jelasnya.

Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan Polres Simalungun terhadap Syam yang diduga meminta sejumlah uang (Rp.3.500.000), untuk mengeluarkan surat rekomendasi IMB (Izin Mendirikan Bangunan), pada Rabu, 9 Januari 2019 lalu, pukul 11.00 WIB, di kantornya, di Kecamatan Bandar.

Saat itu, turut diamankan barang bukti uang Rp.3,5 juta yang diserahkan saksi M.Fauzi Rahmat Sirait dan saksi Ilham Adlin dari PT Lonsum Bah Lias, dengan sejumlah surat.       

Berawal dari adanya pembangunan 3 unit ruko PT.Lonsum yang telah memiliki surat rekomendasi dari Lurah.

Untuk melengkapi berkas pengurusan IMB, maka diperlukan rekomendasi dari Camat. Kesempatan itu, dimanfaatkan tersangka untuk meminta sejumlah uang, jelas Firman.       

Kajari telah menghunjuk tim jaksa dalam penanganan perkara tersebut, Hiras Affandi Silaban SH dan Juna Karo-Karo SH.

Dalam kasus ini, tersangka dijerat dengan pasal 12 huruf e Jo pasal 12A UU Tipikor No.31/1999.

Kanit Tipikor Polres Simalungun, Suranta yang dikonfirmasi wartawan melalui pesan WA, tidak memberikan tanggapan, meski sudah membaca pesan wartawan.

Penulis: ay. Editor: gun.