HETANEWS

Soal Ucapan Rasis Kepada Mahasiswa Papua, Staf Kecamatan Ngaku Spontan

Saat massa mendatangi Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya

 Surabaya, hetanews.com - Polisi tengah memeriksa tersangka staf kecamatan yang rasis ke Mahasiswa Papua, SA. Menurut sang kuasa hukum, apa yang diucapkan SA hanya kata-kata spontan belaka.

Sebelumnya, SA ditetapkan sebagai tersangka karena melontarkan ujaran rasialisme di Asrama Mahasiswa Papua (AMP) di Jalan Kalasan Surabaya. Aksi SA terekam dalam video.

Pemeriksaan SA dilakukan sejak kemarin siang hingga tengah malam dan dilanjutkan hari ini. Sementara itu, kuasa hukum SA, Ari Hans Simaela mengatakan jika ujaran tersebut terlontar secara spontan.

Ia menambahkan, ujaran tersebut terucap tanpa disengaja. Menurut Ari, umpatan semacam itu lazim dilontarkan di Surabaya, tanpa maksud merendahkan.

"Itu hanya spontan sebagai orang yang marah tiba-tiba mengumpat dan betul-betul mengumpat. Bukan untuk menistakan atau bahasa kerennya diskriminasi ras tidak seperti itu," kata Ari di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (3/9/2019).

Selain itu, Ari mencontohkan kliennya spontan mengucap bahasa slang umpatan Suroboyoan atau misuh. Umpatan ini menurutnya kerap diucapkan warga Surabaya saat emosi.

"Jadi kayak orang Surabaya kalau misuh (mengumpat) seperti apa sih. Spontan, kalau kita marah kan kebun binatang keluarkan ya seperti itulah," tambahnya.

Sementara itu, Ari membenarkan jika kliennya merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Pemkot Surabaya. Tepatnya sebagai staf di Kecamatan.

"Betul untuk statusnya di Pemkot Surabaya sebagai ASN silahkan cek saja dulu," ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Ari juga mengatakan jika kliennya menitipkan ucapan permintaan maaf kepada semua masyarakat. Khususnya Mahasiswa Papua.

"Pemeriksaan dilanjutkan, dan saya sampaikan pesan dari klien kami jika dirinya meminta maaf kepada semua masyarakat jika dirinya sama sekali tidak melakukan tindak diskriminasi pada ras atau suku tertentu," pungkas Ari. 

sumber: detik.com

Editor: sella.