HETANEWS

Pelantikan Anggota DPRD Siantar Diwarnai Aksi Unjuk Rasa

Aksi unjuk rasa mahasiswa saat pelantikan anggota DPRD Pematangsiantar, Senin 2 September 2019.

Siantar, hetanews.com - Pelantikan Anggota DPRD Pematangsiantar diwarnai aksi unjuk rasa dari aliansi mahasiswa. Mahasiswa meminta anggota DPRD memeriksa dan mengevaluasi kebijakan eksekutif Wali Kota Pematangsiantar. 

Rapat paripurna dalam rangka pengucapan sumpah/janji anggota DPRD Pematangsiantar periode 2019-2024 berlangsung di gedung Harungguon Bolon Jalan Adam Malik Pematangsiantar, Senin (2/9/2019) siang sekitar pukul 10.30 WIB.

Saat acara pelantikan berlangsung di dalam gedung, pengunjuk rasa yang berjumlah 30 orang lebih datang membawa spanduk, bendera merah putih dan pengeras suara. Mereka berorasi dari luar kompleks gedung DPRD Pemtangsiantar.

Kedetangan mereka menyampaikan aspirasi tergolong singkat. Tapi dalam momentum pelantikan anggota DPRD Pematangsiantar yang baru itu, ingin menyampaikan aspirasi terkait persoalan  yang terjadi di Kota Pematangsiantar.

Dari balik gerbang, para Mahasiswa berungkali menyampaikan aspirasinya namun tak satu pun pejabat yang datang menemui pengunjukrasa. Hingga mereka pun berupaya masuk ke namun dihalau langsung oleh sejumlah polisi. 

Seketika bentrok terjadi antara petugas polisi dan mahasiwa ditempat. Aksi unjuk rasa pun lumpuh dan sedikitnya ada 6 mahasiswa dibawa ke kantor Polres Pematangsiantar untuk diamankan.

Ada 30 anggota DPRD Pematangsiantar yang dilantik Siang ini. Ke-30 anggota DPRD Pematang terpilih dari Pemilu 2019. Dalam acara pelantikan ini, Timbul Lingga terpilih sebagai Ketua DPRD Pematangsiantar sementara.

Penulis: gee. Editor: edo.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.