HETANEWS

Terlibat Peredaran Narkoba, 3 Pria Asal Siantar dan 1 Warga Simalungun Diringkus dari Lokasi Berbeda

Empat tersangka jaringan peredaran Narkotika jenis sabu saat diamankan di Polres Simalungun. (foto/hza)

Simalungun, hetanews.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun, berhasil meringkus empat tersangka jaringan pengedar narkotika jenis sabu-sabu dari tiga lokasi berbeda. Satu Tempat Kejadian Perkara (TKP) dari Kabupaten Simalungun dan TKP lainnya dari Kota Siantar, Sabtu (31/8/2019).

Kapolres Simalungun, AKBP M. Liberty Panjaitan, melalui Kasat Narkoba, AKP TP Butarbutar menyebutkan, keempat tersangka yang mereka ringkus tersebut, dikenakan Pasal 114 ayat (1) Subsidair Pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, terancam hukuman penjara di atas lima tahun, dan denda 1 millyar rupiah.

Tertangkapnya ke empat tersangka, jaringan peredaran narkoba ini, bermula pada Rabu (28/8/2019) lalu, dimana Satnarkoba Polres Simalungun terlebih dahulu melakukan pemangkapan, di Simpang Kliwon, Nagori Karang Anyer, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun. Setelahnya, petugas kembali melakukan pengembangan dan penangkapan ke Kota Siantar.

Keempat tersangka yang behasil diringkus, masing - masing bernama, Aidil Rizal (44), yang berstatus tenaga honorer Pemadam Kebakaran Siantar yang merupakan warga Nagori Karang Anyer, Kabupaten Simalungun, Aminsyah (34), warga Jalan Medan, Simpang Kerang, Kota Siantar, Hari Satria alias Ari Turbo (34), warga Jalan Singosari, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara dan Rahmadsyah Simatupang (38), warga Jalan Ulubalang, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara.

Barang bukti yang diamankan dari para tersangka. (foto/hza) 

"Dari tersangka, disita barang bukti narkotik jenis sabu (1.61 gram), 1 bungkus plastik klip besar didalamnya berisi 53 bungkus plastik klip kecil kosong, 1 unit Hp merk Icherry warna biru, 3 buah gunting masing-masing berwarna hitam kuning dan merah jambu, 2 buah mancis warna merah dan kuning, 1 buah tempat gulungan isolasi. Satu bungkus plastik klip besar diduga berisi narkotika jenis sabu (101.49 gram), satu bungkus plastik klip besar didalamnya berisi 6 bungkus plastik klip sedang diduga berisi narkotika jenis sabu (45.25 gram), 1 bungkus plastik klip sedang didalamnya berisi 18 bungkus plastik klip kecil diduga berisi narkotika jenis sabu (10.72 gram), 1 buah box berbentuk buku merk the new enghlish warna merah, 1 buah alat penyegal plastik merk getra warna biru, 2 unit hp nokia warna hitam, dan 1 unit hp nokia warna biru. Satu bungkus kotak rokok merk sampoerna didalamnya berisi 2 buah pipet dan 2 bungkus plastik klip sisa narkotika jenis sabu (0.23 gram), 2 bungkus plastik klip didalamnya berisi 99 plastik klip kecil kosong, 1 bungkus plastik klip sedang didalamnya berisi 23 plastik klip kecil kosong, dan 1 unit HP Nokia warna hitam. Ditotal jumlah barang bukti Narkotika jenis sabu sekitat 159,3 gram," ungkap Kapolres.

Tak hanya itu, lanjut AKBP Liberty Panjaitan lagi, kronologis pengungkapan jaringan peredaran narkoba jenis sabu ini, berawal pada hari Rabu (28/8/2019) malam, saat petugas Satuan Narkoba Polres Simalungun, mendapat informasi ada seorang pria membawa narkotika jenis sabu.

Selanjutnya unit opsnal berangkat ke lokasi dan berhasil mengamankan satu orang pria, yang mengaku bernama Aidil Rizal.

Dari keterangan Aidil Rizal kepada petugas,  narkotika jenis sabu yang ditemukan darinya tersebut, diperoleh dari temannya, bernama Aminsyah.

"Tersangka Aminsyah, diamankan bersama temannya, di rumahnya, di Jalan Melur, Kota Siantar. Pengakuan Aminsyah, dirinya mendapat pasokan narkotika dari temannya berinisial (D) yang berada di dalam lapas melalui paket kiriman," ungkap Kapolres.

Petugas kembali melakukan interogasi dan kembali meringkus pelaku lain dari Kota Siantar.

"Dari pengakuan Tersangka Aminsyah, ada disimpan barang bukti narkotika kepada temannya yakni, Rahmadsyah Simatupang. Rahmadsyah Simatupang juga berhasil kita ringkus dari rumahnya, di Jalan Ulubalang, Kota Siantar," pungkas Kapolres.

Hingga kini, keempat tersangka jaringan peredaran narkotik jenis sabu-sabu tersebut, berada di Mako Sat Narkoba Polres Simalungun, guna dilakukan proses lebih lanjut.

Penulis: hza. Editor: gun.