HETANEWS

Polres Samosir Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2019, Ini Pesan Penting Kapolres

Kapolres Samosir, AKBP Agus Darojad saat menyematkan pita kepada personil TNI, tanda dimulainya Operasi Patuh Toba 2019. (foto/stm)

Samosir, hetanews.com – Seperti Polres lainnya di Sumatera Utara, Polres Samosir juga menggelar apel gelar pasukan Patuh Toba 2019, dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, pada Kamis (29/8/2019), sekitar pukul 08.40 WIB, di halaman apel Mapolres setempat, jalan Danau Toba No 3, Kelurahan Pasar Pangururan, Kecamatan Pangururan.

Tampak apel tersebut dipimpin Kapolres Samosir, AKBP Agus Darojad SIK MH, perwira upacara, Kasat Lantas, AKP Maju Harahap SH, komandan apel, KBO Lantas, Iptu Salomo Sagala SH.

Turut dihadiri, Pabung Kodim 0210/TU, Mayor Arh. J Aritonang, mewakili Kejari Samosir, R Situmorang SH, Kadishub Samosir, Nurdin Siahaan, Kadis Kesehatan Samosir, Kasat Pol – PP, D Sihombing, Waka Polres,  Kompol CH Simanjuntak, para Kapolsek, para Danramil Kodim 0210/TU, para PJU Polres Samosir, dan personil Polres Samosir.

Kapolres Samosir, AKBP Agus Darojat, membacakan amanat Kapolda Sumut, terkait permasalahan bidang lalu lintas di Sumatera Utara, khususnya di kota Medan, yang dewasa ini telah berkembang dengan cepat dan dinamis.

Ini sebagai konsekuensi dari meningkatnya jumlah kendaraan motor dan populasi penduduk, yang tidak sebanding dengan perkembangan jumlah dan pembangunan infra struktur jalan yang ada, kata Kapolda melalui Kapolres.    

Lanjut Kapolres, perkembangan transportasi telah menginjak era dital, dimana operasional order angkutan publik sudah berada dalam genggaman (cukup menggunakan handphone). Modernisasi ini perlu diikuti dengan inovasi dan kinerja Polri, khususnya Polantas, sehingga mampu mengantisipasi segala dampak yang akan tibul dari demisasi transportasi tersebut.

Operasi Patuh Toba 2019 ini digelar selama 14 hari, terhitung mula tanggal 29 Agustus hingga 11 september 2019 mendatang, katanya.

Pelaksanaan operasi ini, menekankan 8 prioritas pelanggaran, yaitu, menggunakan handphone saat mengendarai kendaraan, mengemudi dalam keadaan mabuk atau mengkonsumsi narkoba, tidak menggunakan helm SNI, mengendarai di luar batas kecepatan, melawan arus saat mengemudi, mengemudi di bawah umur, tidak menggunakan sabuk pengamanan atau safety belt saat mengemudi dan menggunakan lampu rotator atau strobo.

Sebelum mengakhiri amanatnya, Kapolres juga menekankan kembali kepada personil, agar selama pelaksanaan operasi tanpa menimbulkan komplain dari masyarakat yang dapat menurunkan citra Polri.

Jadilah teladan dalam berlalu lintas untuk memberikan contoh yang baik dan benar kepada masyarakat, pesannya.

Penulis: stm. Editor: gun.