HETANEWS

Viral Pria Saudi Beli 2 Pesawat Airbus Rp10 T untuk Hadiah Anak, Begini Faktanya

Pesawat Airbus A350-1000

AS, hetanews.com - Dunia maya belakangan ini dihebohkan dengan berita yang tidak jelas kebenarannya, yakni pria Arab Saudi membelikan anaknya dua pesawat Airbus A350-1000 senilai 733 juta dolar AS atau sekitar Rp10,3 triliun sebagai hadiah ulang tahun.

Disebutkan, pengusaha sukses itu sebenarnya hanya memesan miniatur A350-1000 ke produsen pesawat Eropa Airbus, bukan model aslinya. Kesalahan itu terjadi karena masalah bahasa.

Kabar ini beredar dan memicu reaksi, ada yang percaya karena pembelinya merupakan pengusaha minyak Saudi. Angkat Rp10 triliun mungkin bukan jumlah fantastis bagi para juragan minyak Teluk. Namun ada juga yang memandang posting-an yang pertama kali dibuat situs web Thin Air Today itu tak masuk akal.

Menurut data dari analisis media sosial CrowdTangle, poting-an Thin Air Today itu dibagikan lebih dari 3.000 kali di Facebook ke berbagai akun serta mendapat lebih dari 2.000 tanda suka di Instagram, sejak 15 Agustus 2019.

Padahal Thin Air Today menyatakan di bagian bawah halaman situs web-nya bahwa semua konten yang mereka angkat hanya sindiran, bukan fakta. Pemilik situs web juga mengonfirmasi hal ini dalam pesan di Twitter.

Namun informasi ini terlanjur beredar luas di berbagai negara, termasuk Arab Saudi, India, dan negara Afrika.

Kantor berita AFP pun mengonfirmasi langsung kabar ini ke perusahaan dirgantara yang berbasis di Prancis tersebut.

Jurnalis AFP berhubungan dengan humas Airbus mengenai proses panjang untuk membeli pesawat yang sangat besar dan mahal itu. Disebutkan, tidak mungkin membeli A350-1000 hanya dengan melakukan sekali komunikasi melalui telepon lalu menyerahkan kartu kredit.

Menurut data Airbus tahun 2018, harga terbaru untuk satu unit A350-1000 adalah 366,5 juta dolar AS. Artinya, pria Saudi itu secara tidak sengaja telah membayar sekitar 733 juta dolar untuk dua pesawat, meskipun dia hanya ingin membeli miniaturnya.

"Saya salah dalam mengonversi mata uang, saya pikir (733 juta dolar AS) agak mahal, tapi masih masuk akal," kata pria itu, seperti dilaporkan Thin Air Today.

Dia mengaku langsung membayar pesawat menggunakan kartu kredit American Express setelah berbicara dengan seorang staf Airbus.

Manajer hubungan media Airbus, Matthieu Duvelleroy, menjelaskan bahwa membeli A350-1000 membutuhkan proses panjang karena harus melalui berbagai tahap. Sejauh ini peminat pesawat adalah perusahaan maskapai atau pemerintah suatu negara, bukan individu.

"Pertama, perlu ada minat dari maskapai penerbangan atau pemerintah di mana diskusi tentang kebutuhan (penggunaan) akan berlangsung. Setelah itu dilakukan tender yang diikuti dengan negosiasi harga melibatkan dewan," kata Duvelleroy, kepada AFP, melalui email.

"Setelah harga disepakati, baru dibuat kontrak dan ditandatangani. Setelah itu pembayaran pertama dan validasi jadwal pembayaran (kredit) dilakukan. Para pihak terkait akan menyetujui tanggal pengiriman karena terkait dengan rencana produksi," kata Duvelleroy, seraya menambahkan masih ada banyak proses lainnya.

Dia juga menegaskan tidak mungkin membeli pesawat Airbus menggunakan kartu kredit pribadi.

"Anda tidak bisa membeli A350 dengan kartu kredit Anda. Sepertinya ini berita palsu," kata Duvelleroy.

sumber: inews.id

Editor: sella.