HETANEWS
ADVERTORIAL

Mobil Menteri Jokowi Tak Dijual untuk Umum, Harga Hampir Rp 1 M

Jakarta, hetanews.com - Pemerintah memutuskan untuk mengganti mobil dinas menteri pembantu presiden Joko Widodo periode 2019-2024. Mobil disediakan oleh PT Astra International Tbk-TSO (Toyota Sales Operation) setelah memenangi lelang tender pengadaan kendaraan dinas menteri dan pejabat setingkat menteri. 

Sedangkan untuk model yang terpilih jatuh pada Toyota Crown 2.5 HV G-Executive. Meski di Jepang dijual secara bebas, tapi tidak dengan di Indonesia. Toyota tak menjual mobil ini untuk masyarakat umum. Toyota Crown 2.5 HV G-Executive hanya diperuntukkan untuk menteri. 

Di Jepang untuk tipe ini, mobil punya banderol harga Rp 6.323.400 yen atau setara dengan Rp 859 jutaan. Seperti apa spesifikasi lengkapnya? Berikut rangkumannya seperti telah dihimpun.

Pemerintah baru saja mengumumkan para menteri di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo periode 2019-2024 bakal dibekali mobil baru. Pilihan mobil baru untuk menteri jatuh pada Toyota Crown 2.5 HV G-Executive.

Mobil memang sudah diluncurkan di Jepang sejak Juni 2018. Namun sayangnya untuk di Indonesia, Toyota Crown tersebut tak dijual secara bebas alias peruntukannya bukan untuk umum.

"Crown saat ini belum, belum ada rencana ya memang belum ada rencana karena kalau untuk peluncuran produk itu kita harus lihat berbagai sudut kan, produknya, marketnya, jadi pada saat ini diskusi kita dengan prinsipal belum ada rencana sih untuk umum ya," jelas Direktur Marketing PT Toyota-Astra Motor Anton Jimmi Suwandy di MAJ Golf Senayan, Rabu (28/8/2019).

Toyota Crown dipilih sebagai mobil dinas menteri dan pejabat setingkat usai PT Astra International Tbk-TSO (Toyota Sales Operation) diputuskan sebagai pemenang tender pengadaan kendaraan dinas pejabat.

Menurut Anton soal pemilihan mobil sepenuhnya datang dari pemerintah. Toyota hanya memberikan penawaran hingga akhirnya cocok dan terpilih sebagai pemenangnya.

Dalam memilih mobil untuk menteri, pemerintah memang tak sembarangan. Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 577/KM.6/2017 tentang Modul Perencanaan Kebutuhan Barang Milik Negara untuk Penyesuaian Rencana Kebutuhan Barang Milik Negara Berupa Alat Angkutan Darat Bermotor Dinas Operasional Jabatan di Dalam Negeri, pejabat negara sekelas menteri mendapat jatah maksimal dua unit mobil.

Standar mobil yang pas buat menteri dan yang setingkat yaitu sedan bermesin 3.500 cc enam silinder atau SUV 3.500 cc enam silinder.

Menteri-menteri di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo periode 2019-2024 bakal dibekali mobil baru. Mobil baru yang akan menemani para menteri pembantu Jokowi saat berdinas ialah Toyota Crown 2.5 HV G-Executive. Total anggaran sebesar Rp 152.540.300.000 sudah disiapkan pemerintah untuk pengadaan mobil baru untuk para menteri di bawah kabinet pimpinan Jokowi.

Toyota Crown 2.5 HV G-Executive dipilih berdasarkan hasil proses lelang tender yang dimenangi oleh PT Astra International Tbk-TSO (Toyota Sales Operation) dengan harga penawaran Rp 147.229.317.000. Setidaknya ada 101 unit Toyota Crown 2.5 HV G-Executive disiapkan dan nantinya bakal digunakan menteri di era baru.

Memang berapa sih harga Toyota Crown versi terbaru itu?

Mengutip laman resmi Toyota, mobil ditawarkan dalam tiga pilihan mesin. Pilihan mesinnya antara lain 2.0 L turbo berpenggerak roda belakang, 2.5 L berteknologi Dynamic Force Engine Hybrid System dengan pilihan tenaga penggerak roda belakang dan 4WD, dan 3.5 L V6 Multi-stage Hybrid System berpenggerak roda belakang.

Harganya bervariasi. Untuk varian mesin 2.0 L turbo, Toyota membanderolnya dengan harga 4.602.200 yen hingga 5.594.400. Atau jika dirupiahkan harganya di kisaran Rp 623-758 juta.

Kemudian pada model 2.5 L bermesin hybrid tipe G-Executive yang bakal digunakan para menteri banderol harganya 6.323.400 atau setara dengan Rp 859 jutaan.

Ada juga tipe serupa yakni G-Executive namun menggendong mesin 3.5 L hybrid. Harganya lebih mahal lagi yakni 7.187.400 yang jika dirupiahkan mencapai Rp 974 jutaan.

Tapi untuk di Indonesia harga pastinya belum diketahui. Adanya pajak yang membebani bisa jadi membuat harga mobil bisa lebih mahal.

Pemerintah telah menetapkan mobil baru untuk menteri pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) 2019-2024. Mobil yang terpilih adalah Toyota Crown 2.5 HV G-Executive.

Toyota Crown itu telah menggunakan teknologi hybrid. Toyota Crown mengadopsi sistem hybrid yang dipasang di atas platform Toyota New Global Architecture (TNGA).

Mengutip laman resmi Toyota, Crown yang akan dipakai menteri tersebut menggendong mesin berkode A25A-FXS dengan kapasitas 2.500 cc. Sebagai mobil hybrid, mesin digabungkan dengan motor yang kalau digabungkan total tenaganya mencapai 226 PS. Mesinnya punya torsi maksimal 221 Nm pada 3.800-5.400 rpm dan motornya punya torsi maksimal 300 Nm.

Toyota Crown 2.5 Hybrid itu menggunakan baterai tipe nickel-metal hydride.

Sebagai mobil hybrid, seberapa ramah lingkungan Toyota Crown yang dipilih jadi mobil menteri? Masih mengutip laman resmi Toyota, dengan teknologi hybrid Toyota Crown diklaim memiliki efisiensi panas dan performa yang tinggi. Mobil ini juga memberikan efisiensi bahan bakar yang lebih baik.

Toyota telah menguji efisiensi bahan bakar Crown di bawah siklus uji JC08 Kementerian Pertanian, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang. Hasilnya, satu liter bahan bakar dihabiskan Toyota Crown ini untuk menempuh jarak 24 km (konsumsi bahan bakar sesuai uji JC08=24,0 km/liter).

Konsumsi bahan bakar tersebut memang tidak melulu sama, tergantung gaya mengemudi, kondisi jalan, dan sebagainya. Namun, angka 24 km/liter sesuai klaim Toyota untuk ukuran mobil dengan mesin 2.500 cc terbilang cukup irit.

sumber: detik.com

Editor: sella.