HETANEWS

Warga Kesal Ada Penebangan Pohon pada Proyek Kelurahan

Warga soroti penebangan pohon untuk pengerjaan proyek pemeliharaan periodik drainase, di Jalan Lingga.

Siantar, hetanews.com - Ada warga yang kecewa akibat penebangan pohon untuk pengerjaan proyek pemeliharaan periodik drainase, di Jalan Lingga. Proyek ini, bersumber dari dana alokasi umum (DAU), tambahan dari pemerintah pusat.

Meski ada yang kecewa dengan aksi penebangan pohon yang berada di pinggir  jalan Lingga, Kelurahan Toba itu, ada pula warga yang tidak terlalu mempersoalkannya. Sebab tujuannya dinilai untuk perbaikan drainase.

"Memang tadi ada penebangan (pohon). Tapi itu kan membuat parit penyaluran air, mungkin supaya gak terlalu sempit makanya ditembang," kata salah seoarang pengusaha warung, saat ditemui, Rabu (28/8/2019) siang.

Kata pria paruh baya ini, pada saat penebangan pohon itu, juga dihadiri pihak kelurahan dan RT setempat. "Tadi orang kelurahan sama pak RT juga ada disini," katanya.

Selain, penebangan pohon, di lokasi juga terlihat beberapa petugas PLN mencabut kabel listrik, dengan menggunakan mobil hidrolik.

Warga soroti penebangan pohon untuk pengerjaan proyek pemeliharaan periodik drainase, di Jalan Lingga. 

"Iya, mau dicabut sementara. Karena ada proyek ini. Kalau sudah selesai (proyek) nanti, kami pasang lagi," kata salah seorang petugas.

Seperti yang diketahui, pemerintah pusat mengalokasikan (DAU) tambahan ke Kota Siantar sebesar Rp 18,7 miliar. Dana tersebut, diperuntukkan mendanai kegiatan di 53 kelurahan.

Penetapan pagu anggaran tersebut, berdasarkan Permenkeu Nomor 187 Tahun 2018. Setiap kelurahan yang ada di Kota Siantar akan mendapatkan dana Rp 352 juta. 

Teknis pengelolaan dana kelurahan itu, diatur dalam Permendagri Nomor 130 tentang Kegiatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan dan Pemberdayaan Masyarakat di kelurahan.

Untuk penentuan kegiatan pembangunan sarana dan prasarana kelurahan dan pemberdayaan masyarakat, di kelurahan, dilakukan melalui musyawarah pembangunan kelurahan.

Penulis: gee. Editor: gun.