HETANEWS

Serahkan Sabu Sama Polisi, Agustinus Diganjar 8 Tahun Penjara

Terdakwa digiring petugas usai divonis 8 tahun penjara. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Agustinus Pandapotan Simatupang (40), warga Dusun Sipangah Bandar Selamat, Kecamatan Dolok Batunanggar, divonis 8 tahun penjara, denda Rp.800 juta, subsider 3 bulan penjara, di PN Simalungun, Rabu (28/8/2019).      

Vonis hakim, Roziyanti SH, Aries Ginting SH dan Justiar Ronald SH, konform (sama) dengan tuntutan jaksa, Barry Sugiharto SH. Terdakwa dinyatakan terbukti bersalah, melanggar Pasal  112 (1) UU RI No.35/2009 tentang Narkotika.         

Terdakwa ditangkap Satres Narkoba Polres Simalungun, pada Rabu, 6 Pebruari 2019 lalu, pukul 22.00 WIB, di jalan Merdeka, Kelurahan Serbelawan. Penangkapan yang dilakukan petugas, berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat.       

Saksi polisi melakukan undercoverbuy (pura - pura sebagai pembeli). Saksi polisi menemui Juntak (DPO) untuk membeli sabu Rp.200 ribu. Juntak menyuruh terdakwa Agustinus, membonceng petugas yang menyaru sebagai pembeli menemui Aris (DPO).        

Dari Aris, diterima sepaket sabu dan terdakwa menyerahkan uang Rp.200 ribu. Saat terdakwa akan menyerahkan sabu kepada polisi yang diboncengnya, langsung ditangkap di jalan Merdeka.        

Sedangkan marga Juntak dan Aris, melarikan diri dan berstatus DPO. Atas putusan hakim, terdakwa didampingi pengacara, Reinhard Sinaga SH dari Posbakum PN Simalungun, menyatakan pikir-pikir selama 7 hari.      

Persidangan dibantu panitera, Jonathan Sinaga SH dan dinyatakan selesai dan ditutup.

Penulis: ay. Editor: gun.