HETANEWS

Bukan Karena Kepala Diinjak Anak Kandung, Inilah Musabab Ibu Rusmini Meninggal Dunia

Postingan Humas Polrestabes Surabaya yang menyatakan ibu Rusmini telah berpulang. #Bukan Karena Kepala Diinjak Anak Kandung, Inilah Musabab Ibu Rusmini Meninggal Dunia

Surabaya, hetanews.com - Ibu Rusmini yang sempat viral di media sosial, lantaran kepalanya diinjak oleh anak laki-lakinya sendiri, dikabarkan meninggal dunia Selasa (27/8/2019).

Sang ibu yang bernama Rusmini, kini dilaporkan telah meninggal dunia setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Dr Soewandie, Surabaya, Selasa (27/8/2019).

Baca juga: Teganya Anak Tendang Kepala Ibu Hanya karena Uang Rp 10 Ribu

Berikut ini merupakan fakta terbaru terkait kasus anak kandung injak kepala ibunya.

1. Video viral

Sebelumnya telah dikabarkan video ibu Rusmini yang kepalanya diinjak oleh anak kandungnya sendiri viral di media sosial. Anak laki-laki itu tampak beradu mulut dengan ibunya yang sedang rebahan.

Si anak sempat melempar guling ke arah ibunya. Percekcokan dalam rekaman video berdurasi 39 detik diakhiri tindakan sang anak menendang kepala ibunya menggunakan kaki kanan. Video rekaman terebeut sempat beredar di media sosial Facebook.

2. Sang ibu sempat menolak anaknya diperiksa polisi

Kapolsek Tegalsari Kompol Rendy menuturkan, pihaknya memperoleh kabar adanya kasus kekerasan dalam rekaman video itu setelah dikirimi link media sosial, Selasa (20/8/2019).

Setelah dipastikan lokasi kejadian itu berada di kawasan Tegalsari, pihaknya langsung menelusuri kabar informasi tersebut, dan ternyata benar.

Rendy mengungkapkan, saat pihaknya hendak memeriksa anak laki-laki itu ke Mapolsek Tegalsari, sang ibu sempat menolak melakukan penahanan pada sang anak.

"Hari Selasa (20/8/2019) malam saya ajak ke kantor polisi meski ibu dan kakaknya tidak berkenan. Tapi tetap saya ajak untuk keterangan awal, kemudian kakaknya menyusul,"

Rendy mengatakan, dalam penanganan kasus tersebut pihaknya hanya melakukan mediasi kepada orang-orang yang bersangkutan dalam rekaman video tersebut. "Dalam kasus ini kami hanya melakukan mediasi," katanya.

3. Alasan sang anak injak kepala ibunya

Diketahui anak laki-laki dalam rekaman video tersebut bernama Andre (21). Ia anak terakhir dari tiga bersaudara.

Kapolsek Tegalsari Kompol Rendy mengungkap, alasan Andre berperilaku kasar pada ibunya lantaran emosi tidak diberi uang Rp 10 Ribu.

Rencananya, uang tersebut akan digunakan Andre untuk membeli makan di luar rumah. "Dia itu cuma pengen makan di luar makan minta uang nggak dikasih," katanya, Kamis (22/8/2019).

Ia mendapat jawaban dari sang ibu yang tengah berbaring lantaran menderita sakit jantung. Sang ibu tidak bisa memberikan uang yang diminta Andre, karena tidak memiliki uang.

Andre yang memiliki karakter mudah naik pitam, sontak berperilaku kasar pada ibunya. "Ya dilempar guling kemudian si pelaku berdiri lalu menginjak kepala ibunya hanya sekali," tuturnya.

4. Perilaku pelaku yang injak kepala ibunya sehari-hari

Rendy menambahkan, perilaku Andre sehari-hari di rumah tidak sebagaimana yang dipikirkan banyak orang melalui video viral tersebut. Kenakalan yang dilakukan Andre ternyata hanya sebatas gemar merokok namun tidak pernah minum-minuman keras.

"Ternyata si pelaku itu adalah anak yang tidak suka minum dan yang paling nakal cuma merokok," jelasnya.

Saat dimintai keterangan di Mapolsek Tegalsari, ungkap Rendy, kakak perempuan Andre, bernama Novi, memohon padanya agar tidak menahan adiknya. "Kakanya gak ingin adiknya ditahan, dia katanya hanya ingin kasih efek jera saja pada adiknya," ujarnya.

5. Ibu Rusmini meninggal dunia

Ibu Rusmini dilaporkan meninggal dunia, Selasa (27/8/2019) di Rumah Sakit Dr Soewandie, Surabaya. Puluhan warga bergantian mendatangi rumah duka yang berada di Kedondong Kidul gang 1 RT 05/RW 06, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegalsari.

6. Penyebab Ibu Rusmini meninggal dunia

"Ibu saya sudah tenang, ibu memang menderita sakit komplikasi. Tidak ada kaitannya dengan adik saya, saya mohon maaf," ujar anak kedua Rusmini, Novi (26) saat ditemui di rumah duka, Selasa (27/8/2019).

Berkali-kali Novi kepada media mengatakan sakit yang diderita ibunya itu sudah lama. Sejak 1993, ibunya menderita sakit komplikasi.

"Tidak ada kaitannya dengan adik saya ya," ujarnya sambil berkaca-kaca.

Rusmini sejak Sabtu (24/8/2019) telah dilarikan di RS Dr Soewandhie, Surabaya. Ibu yang sehari-hari berjualan es teh ini memiliki riwayat penyakit jantung. 

sumber: tribunnews.com

Editor: sella.