HETANEWS

Mayat Ayah-Anak dalam Mobil Terbakar di Sukabumi, Korban Diracun sebelum Dibakar

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono. (ist)

Sukabumi, hetanews.com - Fakta baru terus terungkap dari kasus pembunuhan ayah dan anak yang mayatnya dibakar dalam mobil di Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat. Polisi menyimpulkan jika korban lebih dahulu diracun hingga tewas dan jenazahnya dibakar dalam mobil untuk menghilangkan jejak.

Polisi telah menangkap empat pelaku, dua sebagai eksekutor yakni A dan S, serta dua lainnya istri tiri korban AK (35) dan anaknya KV. Tersangka AK (35) diduga sebagai dalang kasus pembunuhan tersebut. Dia memerintahkan anaknya KV untuk mengajak korban Dana (23) mabuk-mabukan sebelum kemudian dibunuh.

Baca juga: Aulia Kesuma Istri Cantik tapi Sadis, Sewa 4 Eksekutor Bunuh Suami dan Anak Tirinya, Ini Motifnya

Untuk melancarkan aksinya tersebut, AK menyewa dua pembunuh bayaran dari Lampung. Dia menjanjikan bayaran Rp500 juta kepada dua pembunuh bayaran tersebut.

"Tersangka A dan S ini kemudian memberikan racun kepada korban (Edi Chandra) yang ditaruh di minuman dengan harapan dia langsung meninggal," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Jakarta, Selasa (27/8/2019).

Usai meracuni suaminya, AK kemudian memerintahkan anaknya yang berinisial KV untuk mengajak Dana mabuk-mabukkan.

"Korban inisial D ini diberi minuman keras hingga akhirnya mabuk, tidak sadar, kemudian dibekap," kata Argo.

Peristiwa pembunuhan itu diketahui terjadi di rumah korban yang beralamat di Lebakbulus I Kavling 129 B blok U15 RT 03, RW 05, Lebakbulus, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/8/2019). Jasad kedua korban kemudian dibawa dengan minibus Toyota Cayla menuju Kampung Bondol, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Untuk menghilangkan barang bukti, tersangka AK menyuruh KV membeli premium dan membawa kedua jasad yang tidak lain adanya suami dan anak tirinya itu ke semak-semak di Kampung Bondol. Setelah itu, premium yang dibelinya disiramkan di dalam mobil dan ke kedua jasad itu kemudian membakarnya.

sumber: inews.id

Editor: sella.