Siantar, hetanews.com - Seorang ibu di Pematangsiantar, Sumut Nurmala Napitupulu divonis lima bulan karena kasus perjudian. Namun tak lama setelah mendengarkan vonis, ibu empat anak itu pun menerima kabar kalau orang tuanya telah meninggal dunia.

Wanita berumur 46 tahun itu divonis atas kasus perjudian Togel oleh Majelis Hakim PN Siantar pimpinan Simon CP Sitorus. Nurmala berperan sebagai penulis.

"Mengadili, menjatuhkan pidana penjara selama 5 bulan," ujar Simon didampingi dua rekannya Iqbal dan Rahmat dalam sidang yang digelar di Ruang Cakra PN Siantar, Selasa sore (27/8/2019).

Dalam amar putusan hakim, terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak melakukan perjudian yang diatur dalam Pasal 303 ayat 1 ke 2 KUH-Pidana.

Putusan ini lebih ringan dari tuntutan 10 bulan penjara jaksa penuntut umum (JPU), Firdaus Maha yang dibacakan pekan lalu.

Sementara itu, kabar mengenai ibundanya menghembuskan nafas terakhir diketahuinya tak lama setelah meninggalkan kursi pesakitan pengadilan. Ibunda Nurmala beralamat di Karang Anyer, Pematangsiantar.

"Meninggal mamakku di rumah bang. Memang udah lama mamak sakit. Umurnya 80-an," kata Nurmala kepada awak media.

Warga Jalan Mataram, Kecamatan Siantar Barat, bercerita, kabar diterimanya dari suami sesaat setelah meninggalkan ruang sidang. Selama sidang, Nurmala didampingi suaminya bermarga Sitorus.

"Habis sidang dapat kabar," timpal suami Nurmala.

Kabar ini membuat pasangan suami istri cukup terpukul. Nurmala yang berada di dalam sel tahanan pengadilan ketika becerita kepada hetanews, sedangkan suaminya di depan pintu sel.

"Kekmana ya bang biar bisa aku keluar melihat (mamak), iya gak apa apa pun pas penguburan nanti," pintanya sedih.

Diketahui, kasus yang menimpa Nurmala berawal dari informasi diterima aparat Polres Siantar. Petugas menangkapnya di sebuah warung warga di Jalan Ade Irma, Kecamatan Siantar Barat, Minggu 12 Mei 2019 sekira pukul 21.00 WIB.

Ia berperan menerima pesanan angka tebakan dari pembeli yang kemudian menyetorkannya ke pria bermarga Silaban. Hingga kini pria tersebut belum tertangkap polisi.