HETANEWS

Empat Bocah Asal Siantar Nyaris Dijual, Kapolsek: Pelaku Kita Serahkan ke Polres Taput

ES (16) (mengenakan kemeja biru) saat diamankan warga di Jalan Nagur, Kota Pematangsiantar, Minggu (25/8/2019) malam. (foto/hza)

Siantar, hetanews.com - Empat orang anak-anak, warga Jalan Nagur, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar, nyaris diculik dan rencananya akan dijual ke Tapanuli Utara (Taput).

Ke empat bocah itu, yakni, berinisial Oncel, Gibran, Rava dan Robi.

Gagalnya penculikan tersebut, berkat warga yang menangkap pelaku, berinisial ES (16), yang diketahui warga Tarutung, Kabupaten Taput dan menyerahkannya ke Polsek Siantar Utara.

Kapolsek Siantar Utara, AKP Lintas Pasaribu, ketika dikonfirmasi, Selasa (28/8/2019) siang, mengatakan, saat ini pihaknya telah menyerahkan pelaku penculikan anak tersebit, ke Polres Tapanuli Utara.

"Sudah kita serahkan pelakunya. Pelakunya juga anak di bawah umur. Unit Jatanras Polres Taput yang menjemput pelaku ke Polsek," ujar Kapoksek, ketika diwawancarai.

Lanjut AKP Lintas Pasaribu, kejadian yang dialami anak-anak itu, pada tiga minggu yang lalu.

Diketahui juga, pelaku dan ke empat korban, bertemu di salah satu warung internet (Warnet), di jalan Ade Irma Suryani, Kota Siantar.

"Kejadian percobaan penculikan yang menimpa empat orang anak Jalan Nagur ini, terjadi pada tiga minggu yang lalu. Ada lima anak-anak kian, tiga tidak ikut dan dua orang anak yang ikut dengan pelaku," ucap Kapolsek.

Adapun modus pelaku, yaitu diajak kerja mengangkat batu, di Tarutung.

"Dua dari tiga anak yang menjadi korban, sempat dibawa pelaku ke Simpang Dua untuk mencari tumpangan ke Tarutung. Disetop mereka lah truk, rupanya sopir truk ini curiga dan menolak," ujar Kapolsek kembali.

Karena larut malam, dua orang anak yang rencana dibawa pelaku ke Tarutung, menangis dan dilihat warga. Lantas warga membawa kedua korban dan pelaku ke Polsek Marihat, hinggga keesokan harinya dipulangkan.

"Jadi dipulangkan la kedua korban sama orang Polsek ke Jalan Nagur. Kalau untuk pelaku, diturunkan di Jalan Ade Irma. Kedua korban ini sudah mengadu dengan orang tuanya," terang Kapolsek.

Lebih lanjut, Kapolsek Siantar Utara, AKP Lintas Pasaribu menjelaskan, setelah kejadian tersebut, pada Minggu (25/8/2019) malam, pelaku ditangkap warga dan serahkan ke Polsek.

"Dari hasil interogasi kita, pelaku ini sudah pernah menculik enam orang anak dan diserahkan kepada bosnya, bernama Johannes  Sihombing. Satu anak dihargai satu juta," ungkapnya.

Setelah pihak Polsek berkoordinasi dengan Polres Tapanuli Utara, bos dari pelaku, yakni Johannes, telah diringkus oleh personel Unit Jatanras Polres Taput.

Penulis: hza. Editor: gun.