HETANEWS

Tanggapi Prapid Tersangka Acai, BAS: Kami Berantas Korupsi

BAS Faomasi Jaya Laia. Foto: dok Hetanews.com

Siantar, hetanews.com - Kejari Pematangsiantar menanggapi permohonan Praperadilan (Prapid) tersangka korupsi proyek Smart City yang diajukan ke PN Siantar. Terkait perlawanan hukum tersangka, pihak kejaksaan mengatakan siap menghadapi gugatan tersebut.

"Nggak apa apa (tersangka ajukan Prapid). Kita hadapin," terang Kasi Intel Kejari, BAS Faomasi Jaya Laia kepada hetanews, Selasa, 27 Agustus 2019.

Tersangka kasus dugaan korupsi proyek Smart City di Dinas Kominfo Siantar, Acai Tagor Sijabat (43) menggugat Kejari Siantar lewat Praperadilan.

Baca juga: Kejari Siantar Tetapkan Kadis Kominfo dan Sekretaris Tersangka Korupsi Proyek Smart City

Adapun menjadi alasan tersangka ajukan Prapid diantaranya; terkait terkait penetapannya sebagai tersangka dan menuding penyidik tidak memiliki alat bukti yang cukup kasusnya.

Terkait hal ini dibantah. BAS menuturkan, pihaknya dalam menetapkan seseorang tersangka telah menemukan dua alat bukti kasusnya.

"Ada, ada (alat bukti). Maka nanti (dalam sidang) kita buktikan semuanya," ujarnya ketika dihuhungi wartawan.

Tak ada keraguan penyidik kejaksaan dalam menghadapi gugatan Prapid tersangka yang juga menjabat Sekretaris pada Dinas Kominfo Siantar tersebut. BAS yakin penyidik dalam bekerja sesuai ketentuan yang diatur.

"Semua sudah sesuai administrasi dan penyidik profesional menangani perkara ini. Kita mau berantas korupsi ini," ujarnya.

Dilihat hetanews dari laman resmi lamam resmi Pengadilan Negeri Siantar, gugatan Prapid tersebut didaftarkan lewat kuasa hukum tersangka pada Jumat, 23 Agustus 2019, di nomor perkara 5/Pid.Pra/2019/Pn.pms

Sementara itu, sidang Praperadilan ini dijadwalkan pada Selasa, 10 September 2019 akan bergulir di PN Siantar dengan hakim tunggal.

Baca juga: Lagi, Kejari Siantar Digugat Tersangka Korupsi Proyek Smart City

Penulis: bt. Editor: bt.