HETANEWS

Kasus Korupsi Pengadaan Kapal, Irjen Kemenkeu Diperiksa KPK

Jaksa Agung Serahkan Tersangka OTT ke KPK

Jakarta, hetanews.com - Irjen Kementerian Keuangan Sumiyati mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, Sumiyati akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan kapal.

"Saksi untuk IPR (Istadi Prahastanto-pejabat di Bea Cukai) dalam kasus pengadaan kapal di dua instansi pemerintah, yakni Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan Kementerian Kelautan dan Perikanan," ujar Febri saat dikonfirmasi, Senin (26/8).

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Direktur Utama PT. Daya Radar Utama (DRU) Amir Gunawan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan kapal.

Dalam kasus pertama, Amir dijerat bersama dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dirjen Bea dan Cukai Istadi Prahastanto dan Ketua Panitia Lelang Heru Sumarwanto.

Mereka bertiga diduga melakukan tindak pidana korupsi pengadaan 16 unit Kapal Patroli Cepat (Fast Patrol Boat/FCB) pada Direktorat Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Tahun Anggaran 2013-2015.

Dugaan kerugian negara dalam perkara ini adalah Rp 117.736.941.127.

Untuk kasus kedua, Amir dijerat bersama PPK pada Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Aris Rustandi.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembuatan 4 unit kapal 60 meter untuk Sistem Kapal Inspeksi Perikanan lndonesia (SKlPI) pada Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Rl Tahun Anggaran 2012-2016.

Dugaan kerugian keuangan negara dalam kasus ini Rp 61.540.127.782.

sumber: merdeka.com

Editor: sella.