HETANEWS

Ketua Fraksi Tidak Diusung jadi Calon Ketua DPRD Tebingtinggi, Kader Desak DPP Golkar Tolak Usulan

Edi Azhar Nasution ST. (Foto/WH)

Tebingtinggi, hetanews.com - Komunitas Kader Cinta Partai Golkar Kota Tebingtinggi, melalui juru bicaranya, Edi Azhar Nasution, ST,  menyesalkan sikap Plt Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara, Dr Doli Kurnia Tanjung, yang dengan sengaja ‘melanggar’ juklak tentang persyaratan menjadi calon pimpinan DPRD Kabupaten/Kota.

Rapat pleno diperluas penetapan calon Ketua DPRD Kota Tebingtinggi, di kantor DPD Partai Golkar Tebingtinggi, pada tanggal 25 Juni 2019, lalu, disaksikan Plt Ketua Golkar Sumut dan beberapa pengurus lainnya, antara lain, Amas Muda Siregar.

Beberapa peserta rapat, memutuskan hanya satu calon ketua yang diusulkan ke DPP Partai Golkar, di Jakarta, melalui DPD Golkar Sumatera Utara.

Hasil rapat pleno diperluas, dituangkan dalam Surat Keputusan Nomor: B-43/GK-TT/VI/2019 tanggal 28 Juni 2019, hanya mengusulkan calon tunggal, yaitu, Basyaruddin Nasution, SH.

Keputusan ini, melanggar juklak yang memerintahkan calon pimpinan DPRD, diusulkan ke DPP Partai Golkar, sekurang - kurangnya 3 orang yang memenuhi persyaratan, ditetapkan dalam rapat pleno, ungkap Edi Azhar Nasution.

Dijelaskan, pada bulan Agustus 2019 ini, DPD Partai Golkar Tebingtinggi, menerima surat dari DPP Partai Golkar, tentang penolakan usulan calon Ketua DPRD dan memerintahkan supaya menetapkan sekurang - kurangnya 3 calon untuk diusulkan sesuai juklak.

Namun Ketua DPD Golkar Tebingtinggi, dengan keputusan sendiri malah mengusulkan 3 calon tanpa melakukan rapat pleno, dan tidak mengusulkan Ketua Fraksi Golkar, Ibrahim Nasution, SE, dan sebaliknya, mengusulkan calon yang belum menjadi anggota DPRD.

Untuk itu dimohonkan kepada Ketua Umum DPP Golkar agar menolak usulan dari DPD Golkar Tebingtinggi dan memerintahkan, agar mengusulkan calon sesuai juklak, pinta Edi Azhar.

Penulis: wh. Editor: gun.