HETANEWS

Cewek Cantik Ini Ditangkap Polisi karena Aniaya Guru Mengaji yang Tak Lain Adik Ipar Tersangka

Tersangka diamankan oleh Timsus Gurita Polres Tanjungbalai. (foto/ferry)

Tanjungbalai, hetanews.com - Sungguh malang nasib gadis cantik ini. Selain masalah rumah tangganya yang nyaris bercerai dengan sang suami, kini harus mendekam di jeruji besi, karena melakukan penganiayaan  terhadap adik iparnya.

Linda (23), warga Gang Turang, Kelurahan Pantai Burung, Kecamatan Tanjungbalai Selatan,  Kota Tanjujgbalai ini, diamankan Timsus Gurita Polres Tanjung balai atas Laporan Polisi nomor: LP/200/VII/2019/SU/TJB tanggal 27 Juli 2019, yang dibuat korban Sudiati (25), yang merupakan adik ipar  tersangka (Korban merupakan adik kandung dari suami tersangka).

Kejadiannya berawal, saat tersangka mendatangi rumah korban, yang berada di Jalan Sei Kedaung Lingkungan III,  Kelurahan Pasar Baru, Kecanatan Sei Tualang Raso,  Tanjungbalai, pada sabtu (27/7/2019),  lalu, sekira pukul 01.00 WIB dini hari, dengan maksud menanyakan keberadaan anaknya.

Karena sebelumnya,  anak korban dibawa  suaminya dan  hubungan korban dengan suaminya lagi proses perceraian, di Pengadilan Agama  Tanjung balai. Mereka mempunyai dua orang anak perempuan.

Korban menduga, bahwa anak perempuannya yang berumur 4 tahun itu, dibawa oleh suaminya ke rumah tersebut (setelah tersangka dan suaminya pisah ranjang,  suaminya tinggal bersama korban dan anggota lainnya di rumah tersebut).

Nah, ternyata jawaban korban yang mengatakan, bahwa anak korban tidak berada di rumah tersebut, dianggap tersangka   kalau korban berbohong, lantas  emosi dan menghajar korban yang aktif sebagai guru mengaji.

Tersangka menganiaya korban dengan  gaya ala smackdown, yaitu menjambak rambut, meremas tangan, menggigit lengan kanan dan kiri, lalu  mencakar dagu dan badan korban.

Puas melampiaskan emosi sesaatnya, tersangka pulang ke rumahnya.

Mengetahui korban membuat Laporan Polisi, dan mengetahui dicari polisi, tersangka pun bersembunyi.

Timsus Gurita pun menyelidiki kasus ini dan akhirnya, pada Selasa (20/8/2019) lalu, sekitar pukul 07.30 WIB, tersangka ditangkap di Jalan M Abbas,  Kelurahan TB Kota II, Kecamatan Tanjungbalai Selatan,  saat berada di atas becak bermotor.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai yang dikonfirmasi, pada Sabtu (24/8/2019) lalu, membenarkan peristiwa tersebut.

Dikatakan, setelah dilakukan pemeriksaan, tersangka terbukti  melakukan tindak pidana penganiayaan.  Tersangka menjadi tahanan Mapolres  Tanjungbalai dan saat ini kita titipkan ke LP Pulau Simardan Tanjungbalai,  ujar Kapolres.

Penulis: ferry. Editor: gun.
Komentar 3