HETANEWS

Tiga Mahasiswa UI Temukan Obat Antikanker Serviks dari Racun LionFish

Universitas Indonesia (UI). (foto/int)

Jakarta, hetanews.com - Tiga mahasiswi Universitas Indonesia (UI) berhasil menemukan alternatif obat dari bahan alam untuk sediaan anti kanker serviks. Obat tersebut barasal dari racun ikan Lionfish.

Ketiga mahasiswa tersebut adalah Mustika Sari, Sarah Salsabila dan She Liza Noer. Ketiganya merupakan mahasiswa Jurusan Teknik Bioproses Fakultas Teknik UI.

Penelitian tersebut didasari meningkatnya angka kematian akibat kanker serviks. "Melalui uji laboratorium, hasil menunjukkan bahwa racun Lionfish berhasil membunuh sel kanker." kata Mustika seperti dilansir dari website resmi UI, Minggu (25/8/2019).

Ternyata, penggunaan Lionfish sebagai salah satu upaya menjaga ekosistem laut. Apalagi, Lionfish merupakan salah satu ikan yang merugikan nelayan. Disebutkan, racun dalam duri Lionfish mengandung peptida.

Kandungan tersebut, memiliki aktivitas antiproliferatif terhadap sel kanker dengan mekanisme induksi apoptosis. Artinya, kandungan peptida dalam duri Lionfish dapat menghambat perkembangbiakan sel kanker secara selektif.

Tiga mahasiswa tersebut kemudian mengekstraksi racun duri Lionfish dan kemudian dimurnikan dengan presipitasi ammonium sulfat dengan proses pemanasan. Hal itu untuk mendapatkan protein yang memiliki sifat apoptosis terhadap sel kanker serviks.

Ekstrak racun dari duri Lionfish yang telah diperoleh kemudian diujikan secara in vitro terhadap sel kanker. "Hasil yang diperoleh dari pengujian in vitro terlihat adanya efek inhibisi terhadap sel kanker serviks. Efek inhibisi ini menunjukkan pengujian berhasil membunuh sel kanker yang ada," tutur Mustika.

Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi alternatif pengobatan kanker serviks berbahan alam. Tujuannya agar dapat mengurangi angka kematian yang disebabkan kanker serviks di Indonesia.

sumber: inews.id

Editor: sella.