HETANEWS

Staf Konsulat Inggris di Hong Kong yang Ditahan China Dibebaskan

China, hetanews.com - Simon Cheng, staf Konsulat Jenderal Inggris di Hong Kong yang sempat ditahan China dibebaskan.

Dia sempat dinyatakan hilang sejak 8 Agustus 2019 di Kota Shenzhen, China, perbatasan dengan Hong Kong, sebelum pemerintah Komunis memastikan dia ditahan.

Otoritas China menyatakan Cheng ditahan selama 15 hari atas pelanggaran keamanan nasional. Kemudian media pemerintah China, Global Times, menyatakan Cheng ditahan terkait pelanggaran prostitusi.

"Simon telah kembali ke Hong Kong," kata keluarga, dalam pernyataan di akun Facebook, seraya menambahkan, Cheng akan beristirahat selama beberapa hari untuk memulihkan kondisi, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (24/8/2019).

Cheng hilang sejak 8 Agustus saat akan pulang ke Hong Kong menggunakan kereta cepat. Kontak terakhir terjalin dengan kekasihnya melalui pesan singkat. Saat itu dia menulis akan melewati pemeriksaan petugas bea cukai.

Dalam pernyataan di akun Weibo, kepolisian Shenzheng mengungkap, Cheng ditahan di penjara administratif selama 15 hari karena melanggar hukum Republik Rakyat China terkait manajemen keamanan publik. Masa hukuman 15 hari berakhir pada Sabtu.

Polisi menyatakan, Cheng mengakui kesalahan atas aktivitas ilegal, namun tak disebutkan pelanggaran dimaksud.

Sementara itu, Global Times, mengutip pernyataan seorang sumber kepolisian Shenzhen, melaporkan, Cheng ditahan terkait prostitusi.

Media itu juga menyatakan Cheng meminta kepada polisi tidak menghubungi keluarga saat pertama kali ditangkap. Disebutkan pula, media itu berterima kasih kepada Kementerian Luar Negeri Inggris dan media yang telah mengangkat kasus ini sehingga terekspos.

Semua laporan Global Times dibantah keluarga Cheng.

"Ini merupakan kejahatan yang dibuat-buat dengan mengaitkan dengan prostitusi, semua orang harus melihat itu (pemberitaan) sebagai lelucon," kata keluarga.

sumber: inews.id

Editor: sella.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.