HETANEWS

Istri Gugat Cerai Suami karena Terlalu Cinta dan Sabar Padanya

Baru Menikah, Istri Ceraikan Suami Lebih Muda 13 Tahun Padahal Baru Bulan Madu, Penyebab Perceraian

Arab Saudi, hetanews.com - Kita sudah melihat banyak kasus perceraian dengan alasan yang tidak biasa. Entah itu karena game ponsel, masakan, atau tingkah suami atau istri yang tak biasa. Tapi kasus pernikahan di Arab Saudi ini agak aneh. Di mana, istri gugat cerai suami karena terlalu sabar dan mencintainya.

Keduanya menikah setahun lalu. Tapi baru-baru ini, wanita itu berusaha menceraikan suaminya di pengadilan Syariah di Fujairah, Arab Saudi. Ia mengaku tertekan oleh cinta dan kasih sayang dari sang suami.

Tak hanya itu, suaminya juga disebut sangat sabar, tak pernah sekalipun berdebat dengannya. Pria itu bahkan membantu mengerjakan tugas rumah, seperti bersih-bersih.

"Dia tidak pernah meneriaki saya atau menolak saya," kata wanita pada pengadilan. 

“Saya tertekan dengan cinta dan kasih sayang yang sangat kuat darinya. Dia bahkan membantuku membersihkan rumah. ”

"Aku rindu perselisihan. Dan ini tampaknya mustahil, jika bersama suamiku yang romantis yang selalu memaafkanku dan menghujani aku dengan hadiah," tambahnya.

"Aku butuh diskusi yang nyata, bahkan argumen, bukan hidup yang tenang seperti ini."

Hadir dalam sidang pengadilan, sang suami memberi tahu bahwa dirinya sangat terkejut dan merasa tidak melakukan kesalahan. Ia menambahkan bahwa sikap baiknya selama ini semata untuk menjadi menjadi suami yang sempurna dan baik hati.

Tapi sayangnya, niat baik pria itu dianggap berlebihan oleh istrinya dan membuat dia ingin meminta cerai. Suaminya mengakui bahwa dia berusaha keras untuk menyenangkan istrinya.

“Satu kali, dia mengeluh tentang berat badannya. Dia menjalani diet dan mulai berolahraga. Namun hasilnya, dia mengalami patah tulang kaki,” ujar pria itu menceritakan kisah rumah tangga mereka di pengadilan.

Bagaimanapun itu, ia tetap meminta pengadilan untuk menasihati istrinya agar mempertimbangkan kembali niat untuk bercerai.

"Tidak adil untuk menilai pernikahan pada tahun pertama, dan semua orang belajar dari kesalahan mereka," kata pria itu, menurut Khaleej Times.

Beruntung baginya, pengadilan menunda kasus ini untuk memberi kedua pihak kesempatan untuk berdamai.

sumber: tribunnews.com

Editor: sella.