HETANEWS

Diduga Asal Jadi, Proyek Rabat Beton dari Dana Desa di Hutajulu Disoal Warga

Papan proyek Dana Desa, di Desa Hutajulu. (Foto : Irwanto Manalu)

Humbahas, hetanews.com - Pembuatan rabat beton yang anggarannya bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran  2019, di Dusun III Sosor Bakara, Desa Hutajulu, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), diduga dikerjakan asal jadi.

Pantauan hetanews.com,  Jumat (23/8/2019), berdasarkan papan informasi,  proyek tersebut berukuran volume 100 meter, dengan biaya senilai Rp 65.527.000,-. Kegiatan itu, dikelola Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Desa Hutajulu.

Ironisnya, karena diduga hanya untuk memenuhi volume panjang yang tertera di papan proyek, rabat beton ini pun dibangun hingga melewati perkampungan.

Tampak benteng (parik) perkampungan, terpaksa dibongkar guna memenuhi panjang rabat beton hingga mencapai 100 meter. Ada sekira 25 meter lebih rabat beton itu terlihat melet dan memanjang hingga perkebunan kopi milik warga.

Warga setempat,  mengaku sangat kecewa dengan kondisi bangunan itu.  Sebab baru beberapa bulan dikerjakan, sudah ada beberapa titik yang mengalami kerusakan.

Tampak permukaan rabat beton, di Dusun III Sosor Bakara,  Desa Hutajulu, Kecamatan Pollung, sudah banyak yang terkelupas, meski baru saja dikerjakan. (Foto: Irwanto Manalu)

“Rabat beton ini sudah banyak terkelupas semennya, sudah terlihat batu-batu kerikilnya, ini kan namanya pekerjaan asal jadi saja,” kata salah satu warga, bermarga Bakkara, kepada awak media.

Ia menuturkan, beberapa waktu lalu, ada dilakukan penempelan karena di beberapa titik sudah ada yang retak, tapi sepertinya kerusakan belum bisa sepenuhnya teratasi hingga kini.

“Kami sangat berterimakasih ada pembangunan di kampung kami ini. Namun bila pekerjaannya amburadul, itu sangat mengecewakan masyarakat. Kami ingin bangunannya dibuat bagus, bukan seperti ini, baru beberapa bulan selesai, sudah rusak,” kesal Bakara.

Ia menambahkan, ketebalan rabat beton tersebut juga bervariatif. Sesuai pengukuran yang ia lakukan,  sebagian rabat beton ada yang memiliki ketebalan 10 cm. Namun ada juga yang  memiliki ketebalan  12 cm. Sementara lebarnya mencapai 2,97 cm.

Sementara itu, Kepala Desa Hutajulu, Saurma Lumban Gaol, hingga  saat ini belum berhasil dimintai keterangan. Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp (WA), Saurma tak kunjung memberikan jawaban, meski pesan yang dikirim sudah bercentang dua dan sudah berwarna biru pertanda sudah dibaca.

Penulis: tim. Editor: gun.