HETANEWS

Disuruh Ngantar Sabu, Warisan Diancam 8 Tahun Penjara

Petugas kejaksaan menggiring terdakwa menuju ruang tahanan usai dituntut 8 tahun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Warsian (31), warga Pulolawan, Nagori Hululawan, Kecamatan Bandar Huluan, dituntut 8 tahun penjara, denda Rp.800 juta, subsider 3 bulan penjara, di PN Simalungun, Kamis (22/8/2019).     

Jaksa Barry Sugiharto SH, mempersalahkan terdakwa dengan Pasal 112 (1) UU RI No.35/2009 tentang Narkotika.

Terdakwa ditangkap Satres Narkoba Polres Simalungun, Donald Tobing dan Ade Firmansyah, di areal kebun sawit Purba Ganda, Kecamatan Pematang Bandar, pada Rabu, 27 Pebruari 2019.        

Dari terdakwa, disita 4 klip sabu, hp nokia hitam yang digunakan sebagai alat komunikasi untuk bertransaksi sabu, uang Rp.35 ribu dan Yamaha Xeon 4247 ADP, dinyatakan dirampas untuk negara. Terdakwa mengaku, jika sabu seberat 0,80 gram akan diantar kepada Bagol (DPO) atas perintah Ijul (DPO).       

Didampingi pengacara, Harfin Siagian SH dari Posbakum PN Simalungun, terdakwa memohon kepada majelis hakim, agar hukumannya diringankan, dengan alasan menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi lagi.        

Sidang dipimpin, majelis hakim, Roziyanti SH, ditunda satu Minggu untuk pembacaan vonis.

Penulis: ay. Editor: gun.