HETANEWS

Jurtul Togel Minta Keringanan Usai Dituntut 8 Bulan

Jaksa saat menyerahkan surat tuntutan 8 bulan penjara, kepada terdakwa. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Jaksa Mohamad Rizky SH, menuntut terdakwa Asbron Lumban Raja (57), dengan pidana 8 bulan penjara, di PN Simalungun, Kamis (22/8/2019).

Terdakwa terbukti menjadi juru tulis toto gelap (Jurtul Togel) tanpa ijin.

Warga Huta Purwodadi Kampung Lama, Nagori Bah Jambi III, Kecamatan Tanah Jawa ini, dipersembahkan jaksa melanggar Pasal 303 (1) ke-2 KUH Pidana. "Saya menyesal yang mulia, saya mohon agar hukuman saya diringankan,"kata terdakwa.

Terdakwa ditangkap dari Lumban Tongatonga Afd XII Bah Jambi, pada Senin, 6 Mei 2019 lalu, sekitar pukul 15.30 WIB.

Polsek Tanah Jawa yang melakukan penangkapan, sebelumnya  mendapatkan informasi, jika terdakwa sering melakukan permainan judi togel.

Barang bukti yang disita dari terdakwa, ponsel nokia yang berisi pesan masuk dan terkirim, berupa angka tebakan togel dan uang Rp 66 ribu.

Menurut terdakwa, angka - angka tersebut merupakan pesanan pembeli yang akan dikirim kepada bandarnya, RUT (DPO).

Asbron mengakui, jika tidak memiliki ijin dalam menjual togel tersebut dan sudah tau hal itu dilarang. Perjudian itu diadakan, pada setiap Senin, Rabu, Kamis, Sabtu dan Minggu yang bersifat untung-untungan. Terdakwa mendapatkan upah 25 persen dari omzet penjualan togel tersebut.

Untuk pembacaan putusan, majelis hakim, Roziyanti SH, Aries Ginting SH dan Justiar Ronald SH, menunda persidangan hingga sepekan.

Penulis: ay. Editor: gun.