HETANEWS

Dituduh Pelakor, Motif Pengeroyokan Siswi SMK oleh Seniornya di Bekasi

Bekasi, hetanews.com - Siswi SMK di Bekasi Timur, Kota Bekasi berinisial GL (16) menjadi korban perundungan dan pengeroyokan oleh senior dan alumni sekolah. Motifnya diduga karena persoalan asmara. GL dituduh merusak rumah tangga satu dari tiga pelaku penganiayaan.

"Enggak mengerti maksudnya seperti apa tuduhan itu," ujar GL di rumahnya di Bekasi Utara, Kamis (22/8).

GL dikeroyok tiga orang, di antaranya A, D, dan P. Pengeroyokan terjadi pada Rabu (14/8) di sebuah taman pinggir Kali Irigasi atau Polder Danita, Bekasi Timur. Pengeroyokan ini direkam oleh pelaku dan disebar ke media sosial lalu viral.

Ali Sadikin, orangtua GL telah melaporkan ketiga pelaku ke Polres Metro Bekasi.

GL menduga pengeroyokan bermula dari sebuah chatting seorang laki-laki yang diduga kekasih D. Dalam chatting itu, kata dia, pria tersebut meminta nomor ponselnya. Namun, GL mengacuhkan permintaan tersebut.

"Tiba-tiba dia marah, menuduh merusak rumah tangganya," ujar GL.

GL tak paham tuduhan itu, bahkan dia juga tak tahu apakah D yang merupakan alumni sekolah telah menikah atau belum. Sebelum pengeroyokan terjadi, GL mengaku telah dihubungi berkali-kali untuk diajak berkelahi. GL selalu menolak.

Puncaknya pada Rabu pekan lalu sepulang sekolah GL diajak oleh kawannya menuju ke warung kopi. Di warung itu sudah menunggu A, P, dan D. A adalah seniornya, sedangkan P satu geng kelompok pelaku, tapi bukan pelajar maupun alumni.

GL lalu diajak duel, namun menolak. Pengeroyokan pun terjadi. Pelaku merekam secara bergantian kekerasan tersebut. Dalam rekaman itu, GL hanya diam ketika ditendang, dipukul pakai sandal, dan tangan kosong. GL juga dimaki-maki dengan kata-kata binatang.

Akibat kejadian ini, GL menderita luka lebam di tubuhnya. Bahkan, dia mengalami trauma dan takut, sehingga enggan bersekolah lagi. "Padahal dia betah sekolah di sana," ujar Ali menimpali. 

sumber: merdeka.com

Editor: sella.