HETANEWS

Usai OTT KPK, Proyek Saluran Air Hujan di Yogyakarta Dihentikan

Petugas KPK menunjukkan barang bukti disaksikan oleh Wakil Ketua KPK Alexander Marwata terkait OTT suap jaksa Yogyakarta.

Yogyakarta, hetanews.com - Proyek rehabilitasi saluran air hujan yang ada di Jalan Babaran Kota Yogyakarta, DIY, dihentikan sementara. Kondisi ini menyusul operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap sejumlah pihak yang terlibat dalam proyek itu.

Dalam OTT tersebut, jaksa dari Kejari bersama ASN yang diduga pejabat pembuat komitmen dan rekanan proyek, diamankan KPK.

"Kita pantau hari ini ternyata tidak ada pengerjaan," kata anggota Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta, Baharudin Kamba, kepada wartawan di Kota Yogyakarta, DIY, Kamis (22/8/2019).

Setidaknya ada tiga titik pengerjaan proyek yang terhenti, Yakni di Jalan Supomo, Jalan Babaran dan di Kampung Celeban. Proyek ini baru dikerjakan pada Rabu (6/8/2019) lalu. Sementara di Jalan Supomo sama sekali belum dimulai.

Proyek yang terhenti ini menjadikan jalan di wilayah tersebut tampak membahayakan pengguna jalan. Karena, ada lubang galian yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, apalagi di malam hari saat kondisi gelap.

"Selain berbahaya, lalu lintas juga jadi macet," ujar dia.

Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, memastikan untuk mengevaluasi proyek tersebut secara menyeluruh, sebelum dilanjutkan pengerjaannya.

Pemkot juga akan mengakomodasi keluhan warga setelah dihentikan sementara proyek tersebut. Salah satunya akan dipasang penutup lubang agar tidak membahayakan para pengguna jalan yang melintas di sana.

"Kita akan evaluasi semua proyeknya," kata dia.

sumber: inews.id

Editor: sella.