HETANEWS

Dikebut, Bandara Internasional Toraja Ditargetkan Bisa Beroperasi Desember 2019

Ilustrasi Bandara. (ist)

Sulawesi, hetanews.com - Proses pembangunan Bandara Internasional Toraja Buntu Kunik terus dikebut. Bandara ini ditargetkan bisa beroperasi pada Desember 2019.

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengatakan, progres pembangunan bandara ini berjalan dengan baik sesuai harapan. Namun, landasan pacu (runway) yang akan dibangun terlebih dahulu hanya satu jalur dengan panjang 1.400 meter.

"Kita sudah (siapkan) 1.400 (meter) landasan dari dua sisi, tapi kita kerjakan satu sisi dulu. Tapi kita berharap selesai tender ini, kita bisa tambahkan supaya rampung dua jalur," kata dia di Makassar, Kamis (22/8/2019).

Mantan bupati Bantaeng itu menambahkan, bandara ini akan memiliki landasan pacu 2.800 meter sehingga bisa dipakai untuk mendarat pesawat jet. Menurut dia, pesawat jenis ini sudah banyak digunakan, bahkan sebagian orang ada yang carter.

Selain runway, Nurdin meminta agar pembangunan terminal bandara bisa diselesaikan lebih cepat, sehingga bisa dinikmati para wisatawan yang melancong ke Toraja.

"Harapan kita terminal juga bisa selesai cepat, karena persoalan yang dihadapi Toraja ini adalah akses, itu saja. Orang semua mau ke Toraja, cuma ya tahulah kita lewat darat habis waktu 8 jam," ucapnya.

Dia yakin kehadiran bandara ini akan mendongkrak pariwisata di Toraja. Banyak investor akan tertarik untuk membangun hotel, restoran, mal, dan sebagainya. Apalagi, Toraja menawarkan destinasi wisata yang indah.

"Kita itu kalah dengan Singapura. Padahal, Singapura punya apa coba, wisata belanja saja. Kalau kita mulai dari pinggir pantai sampai puncak gunung bisa kita 'jual', apalagi Toraja ini spesifik enggak ada di dunia," tuturnya.

sumber: inews.id

Editor: sella.